Jurnal Batavia - Suara Aspirasi Publik

Refleksi Akhir Tahun, Ormas PEJABAT Soroti Persoalan Bangsa

Tue, 29 Dec 2020 03:26:38pm Jurnal Batavia
Dibaca 26 Kali
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
IMG-20201228-WA0056

Ketua Umum Ormas PEJABAT, Ustadz Eka Jaya. Istimewa. 

 

JURNAL BATAVIA-DPP PEJABAT (Pengacara Jawara Bela Ummat) merasa prihatin atas segala macam kejadian, kondisi luar biasa yang dialami Bangsa Indonesia sepanjang tahun 2020 yang sebentar lagi akan berakhir. Semoga semua masalah yang telah dihadapi dapat menjadi pelajaran berharga di tahun mendatang 2021.

“Berbagai kejadian yang sangat fenomenal terjadi di tahun 2020. Tragedi kemanusiaan serta pandemik Covid -19 yang telah merenggut nyawa anak bangsa sekitar 800.000 jiwa melayang. Dokter, perawat, dan berbagai macam profesi tak luput dari bencana virus ini. Entah kapan wabah ini akan berakhir. Bahkan ada varian virus baru yang mulai muncul terindikasi penularannya berasal dari Inggris. Ini semua ujian bagi bangsa kita,” ujar Ustadz Eka Jaya selaku Ketua Umum Ormas PEJABAT pada reporter, Senin (28/12/2020) sore.

Lebih lanjut, Eka juga menyoroti terjadinya aksi-aksi demonstrasi oleh masyarakat dan berbagai organisasi, yang melibatkan tokoh-tokoh agama, tokoh- tokoh masyarakat yang merasakan ketidakadilan. Seperti halnya demo tentang Rancangan Undang- undang Haluan Ideologi Pancasila, yang hingga saat ini belum juga dicabut dari prolegnas DPR.

“Lalu Undang- undang Omnibuslaw yang telah ditandatangani oleh Presiden tapi ternyata isinya sangat merugikan saudara-saudara kita kaum buruh yang bekerja di bidang industri dan manufaktur. Banyaknya aksi yang terjadi karena masyarakat mulai sadar akan kebijakan pemerintah yang mulai menindas rakyat,” singgung Eka. 

Persoalan penting lainnya adalah terkait upaya disintegrasi seperti yang terjadi di Papua. Selama ini, Organisasi Papua Merdeka (OPM) selalu saja mengganggu keamanan masyarakat dan menuntut merdeka. Kemudian dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan Mujahidin Indonesia Timur. Dan yang terbaru tragedi kemanusiaan yang menimpa 6 orang syuhada Laskar Front Pembela Islam.

“Tentu hal ini sangat miris membuat hati kita menangis, 6 orang laskar ini bukan teroris atau kriminal, mereka hanya melakukan pengawalan karena cinta/mahabba pada pimpinan dan ulama. Bahkan salah satu korban adalah anak sahabat baik saya, Fais adalah anak dari Aksa teman seperjuangan dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar, tentunya kejadian ini membuat saya pribadi turut trauma yang mendalam,” tegas Ustadz Eka.

Selain tragedi kemanusiaan yang luar biasa, Eka juga mengamati persoalan ekonomi yang semakin terpuruk akibat wabah virus Covid -19. Yang kemudian, disusul pula PHK besar-besaran di berbagai sektor, termasuk pariwisata yang lesu, serta hutang luar negeri diperkirakan sudah mencapai 6000 triliun.

Adanya 2 menteri yang terlibat kasus korupsi menambah carut marutnya bangsa Indonesia. Semoga penggantinya dapat menjalankan tugas dengan baik dan amanah.

Eka berharap di tahun 2021 nanti, Indonesia bisa bangkit dan bangsa semakin kuat. Dan semoga para ulama, Habaib yang tetap istiqomah mempertahankan NKRI diberi kekuatan oleh Allah SWT dan dijaga keselamatannya. Selain itu, tambahnya, para pemimpin yang diberi amanah dapat memimpin serta menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. 

“Tak lupa kami ingatkan agar selalu menjaga keutuhan NKRI semoga di tahun 2021 bangsa Indonesia diselamatkan oleh Allah SWT di jauhkan dari segala musibah, malapetaka, serta dijauhkan dari perpecahan,” pungkas Ustadz Eka.(FRI)

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Bukan Pertama Kalinya Ada Mafia Hukum di Kejati Kepri

Sun, 6 Jun 2021 11:11:22pm

Foto: Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau.    JURNAL BATAVIA-Dugaan praktek mafia hukum di tubuh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau...

Bank Mega Diminta Ganti Rugi Dana Nasabah Akibat Dugaan Pembobolan Rp 33,45 Miliar

Tue, 25 May 2021 10:36:10pm

Foto: Ilustrasi.    JURNAL BATAVIA - Sembilan nasabah Bank Mega yang tabungannya diduga dibobol pejabat bank menuntut pimpinan dan pemilik bank...

Atlet Karate Indonesia Bertekad Tingkatkan Prestasi di Kejuaraan Internasional

Sun, 23 May 2021 12:21:43am

Manager Pelatnas Mayjen TNI Sapriadi.    JURNAL BATAVIA - PB FORKI terus bertekad meningkatkan prestasi para atlet karate di Indonesia....

Kejati Banten Sukses Mendorong Percepatan Investasi Sebesar 59 Triliun

Wed, 19 May 2021 09:46:13pm

Foto: Istimewa.      JURNAL BATAVIA - Keberhasilan demi keberhasilan terus ditunjukkan jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. Tak cuma...

Purnawirawan, Istri, dan Warakawuri TNI AD di Wilayah Manokwari Papua Barat Mulai Divaksin AstraZeneca

Wed, 19 May 2021 10:00:20am

Foto: Pendam XVIII/Kasuari.   JURNAL BATAVIA - Menindaklanjuti perintah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa pada...

Ketum Partai UKM Pecat Sekjen Syafruddin Budiman

Sun, 9 May 2021 02:20:48pm

Istimewa.  JURNAL BATAVIA - Partai Usaha Kecil Menengah (UKM) kini dilanda konflik internal. Konflik terjadi antara Ketua Umum Partai...

Korban Mafia Tanah Minta Perlindungan Hukum Kapolri dan Jaksa Agung

Thu, 15 Apr 2021 05:46:57pm

Foto: Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Seorang Pencari Kadilan, Zaenal Tayeb, korban mafia hukum di kepolisian dan kejaksaan  wilayah Bali,...

Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Optimis Raih Predikat Zona Integritas WBK Dan WBBM

Wed, 7 Apr 2021 10:42:09pm

Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi.    JURNAL BATAVIA - Satuan kerja (Satker) pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel)...

PN Teluk Kuantan Kabulkan Gugatan Praperadilan Kepala BPKAD Kuansing

Mon, 5 Apr 2021 05:45:30pm

Logo Pengadilan Negeri Teluk Kuantan.    JURNAL BATAVIA-Hakim Pengadilan Negeri Teluk Kuantan, Riau mengabulkan gugatan praperadilan  yang...

Anomali Presidenthial Treshold Dalam Negara Demokrasi 

Sun, 14 Mar 2021 12:19:58pm

Oleh: Muhammad Hasan Basri Peneliti Indonesia Justice Watch   JURNAL BATAVIA - Presidenthial Threshold (ambang batas) merupakan syarat...

Berita Terbaru

Politik

Ekonomi & Bisnis

Visitor

Pengunjung Online          :   0
Pengunjung Hari Ini         :   52
Pengunjung Terakhir      :   53
Pengunjung Kemarin      :   203
Total Pengunjung               :   36707