Jurnal Batavia - Suara Aspirasi Publik

Deru-Kharisma ‘Merahkan’ Kabupaten Sukabumi

Sat, 21 Dec 2019 09:50:59pm Jurnal Batavia
Dibaca 6 Kali
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
IMG-20191221-WA0028

Spanduk bakal calon bupati Sukabumi, Dedi Ruslan. Istimewa

JURNAL BATAVIA-Pasangan bakal calon bupati Sukabumi, Dedi Ruslan dan Ucok Haris Maulana Yusuf (Deru-Kharisma) telah ‘memerahkan’ Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. 

Memerahkan dimaksud adalah melakukan penyebaran spanduk atau banner bergambar pasangan balon bupati tersebut di hampir seluruh wilayah di Kabupaten Sukabumi. 

Spanduk atau banner yang dipasang oleh relawan Deru-Kharisma, umumnya terdapat background warna merah disertai logo partai PDI Perjuangan. 

Informasi yang didapat, hingga Sabtu (21/12/2019), sudah ada sekitar 2000 spanduk atau banner yang terpasang di sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi. Tidak menutup kemungkinan jumlah spanduk atau banner tersebut semakin bertambah. 

Pemasangan spanduk ini bertujuan untuk mensosialisasikan pasangan calon tersebut dan program-program yang diunggulkan.  

Adapun program yang akan diunggulkan oleh Deru-Kharisma adalah ‘Pendidikan, Kesehatan Gratis dan Ekonomi Berdikari’. 

Kabarnya, pasangan bakal calon bupati itu bakal mengeluarkan ‘Kartu Sakti’ untuk mensosialisasikan program unggulannya kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi. Seperti apa bentuk kartu sakti tersebut?, kita tunggu saja tanggal mainnya. 

ANTUSIASME WARGA MENDUKUNG DERU-KHARISMA

Pemasangan spanduk atau banner pasangan calon bupati dan wakil bupati Sukabumi, Dedi Ruslan dan Ucok Haris Maulana Yusuf (Deru-Kharisma) rupanya mengundang antusiasme warga Kabupaten Sukabumi. 

Warga banyak yang menaruh harapan akan adanya perubahan oleh Deru-Kharisma untuk mengubah Kabupaten Sukabumi, lebih baik lagi. 

Seperti yang disampaikan, Muhammad Tatang Sanjaya, warga Nagrak, Kabupaten  Sukabumi. Semula, ia mengaku terpanah ketika melihat kekompakan relawan Deru-Kharisma saat memasang spanduk atau banner di pinggir-pingir jalan raya dekat rumahnya.

Lantas, ia pun menaruh harapan kepada Deru-Kharisma untuk melakukan perubahan dalam lima tahun ke depan (2020-2025). 

“Saya berharap Deru-Kharisma kelak bisa membawa perubahan untuk warga (Kabupaten) Sukabumi. Apalagi, pasangan ini kan sama-sama asli orang Sukabumi, inginnya saya sebagai warga di sini, mendapatkan kesehatan cuma-cuma tanpa keluar biaya sedikit pun. Jangan sampai ada warga yang menjual sawahnya hanya untuk mengobati penyakitnya, ” harap Tatang. 

Berbeda dengan Tatang, Masyitoh, seorang ibu rumah tangga ingin agar pemberian pelayanan dan fasilitas pendidikan oleh pemerintah daerah jauh lebih baik lagi ke depannya. Masyitoh mengaku saat ini telah mempunyai dua orang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar. 

“Inginnya sih ada pendidikan gratis plus-plus, biar biaya buku, seragam sekolah dan sebagainya bisa ditanggung sepenuhnya sama pemerintah daerah,” ucap Masyitoh menaruh harapan. 

Sementara, Sunarta yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek pangkalan menginginkan agar dirinya kelak mendapatkan kesempatan untuk berusaha, agar bisa mendapatkan biaya tambahan menghidupi keluarganya.  

“Tahu sendiri kan, sekarang ojek pangkalan sudah agak sepi. Dari mana lagi untuk dapat tambahan kalau bukan dari berdagang atau berusaha. Sekarang ini saya cuma bisa gali lubang tutup lubang (utang),” keluhnya. 

Atas hal tersebut, Sunarta pun menaruh harapan, apabila Deru-Kharisma kelak terpilih menjadi pasangan bupati dan wakil bupati Sukabumi, bisa memperhatikan warga kecil seperti dirinya dan keluarga. 

“Harapannya sih, Deru-Kharisma bisa mensejahterakan kita semua masyarakat yang kecil-kecil, biar kesejahteraan bisa dirasakan oleh semua orang, bukan hanya orang-orang yang tinggal di gedongan saja,” harap Sunarta.(IND)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Bukan Pertama Kalinya Ada Mafia Hukum di Kejati Kepri

Sun, 6 Jun 2021 11:11:22pm

Foto: Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau.    JURNAL BATAVIA-Dugaan praktek mafia hukum di tubuh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau...

Bank Mega Diminta Ganti Rugi Dana Nasabah Akibat Dugaan Pembobolan Rp 33,45 Miliar

Tue, 25 May 2021 10:36:10pm

Foto: Ilustrasi.    JURNAL BATAVIA - Sembilan nasabah Bank Mega yang tabungannya diduga dibobol pejabat bank menuntut pimpinan dan pemilik bank...

Atlet Karate Indonesia Bertekad Tingkatkan Prestasi di Kejuaraan Internasional

Sun, 23 May 2021 12:21:43am

Manager Pelatnas Mayjen TNI Sapriadi.    JURNAL BATAVIA - PB FORKI terus bertekad meningkatkan prestasi para atlet karate di Indonesia....

Kejati Banten Sukses Mendorong Percepatan Investasi Sebesar 59 Triliun

Wed, 19 May 2021 09:46:13pm

Foto: Istimewa.      JURNAL BATAVIA - Keberhasilan demi keberhasilan terus ditunjukkan jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. Tak cuma...

Purnawirawan, Istri, dan Warakawuri TNI AD di Wilayah Manokwari Papua Barat Mulai Divaksin AstraZeneca

Wed, 19 May 2021 10:00:20am

Foto: Pendam XVIII/Kasuari.   JURNAL BATAVIA - Menindaklanjuti perintah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa pada...

Ketum Partai UKM Pecat Sekjen Syafruddin Budiman

Sun, 9 May 2021 02:20:48pm

Istimewa.  JURNAL BATAVIA - Partai Usaha Kecil Menengah (UKM) kini dilanda konflik internal. Konflik terjadi antara Ketua Umum Partai...

Korban Mafia Tanah Minta Perlindungan Hukum Kapolri dan Jaksa Agung

Thu, 15 Apr 2021 05:46:57pm

Foto: Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Seorang Pencari Kadilan, Zaenal Tayeb, korban mafia hukum di kepolisian dan kejaksaan  wilayah Bali,...

Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Optimis Raih Predikat Zona Integritas WBK Dan WBBM

Wed, 7 Apr 2021 10:42:09pm

Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi.    JURNAL BATAVIA - Satuan kerja (Satker) pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel)...

PN Teluk Kuantan Kabulkan Gugatan Praperadilan Kepala BPKAD Kuansing

Mon, 5 Apr 2021 05:45:30pm

Logo Pengadilan Negeri Teluk Kuantan.    JURNAL BATAVIA-Hakim Pengadilan Negeri Teluk Kuantan, Riau mengabulkan gugatan praperadilan  yang...

Anomali Presidenthial Treshold Dalam Negara Demokrasi 

Sun, 14 Mar 2021 12:19:58pm

Oleh: Muhammad Hasan Basri Peneliti Indonesia Justice Watch   JURNAL BATAVIA - Presidenthial Threshold (ambang batas) merupakan syarat...

Berita Terbaru

Politik

Ekonomi & Bisnis

Visitor

Pengunjung Online          :   1
Pengunjung Hari Ini         :   54
Pengunjung Terakhir      :   58
Pengunjung Kemarin      :   203
Total Pengunjung               :   36709