Jurnal Batavia - Suara Aspirasi Publik
  • 11
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    11
    Shares
Terpidana Arman Laode Hadan (kedua dari kanan topi hitam) saat diamankan Tim Tabur Kejati Sulbar
Penangkapan Arman Laode Badan, mantan pegawai Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Selatan Barat (Sulselbar) cabang Pasangkayu, Mamuju, oleh Tim Tabur Kejaksaan RI. 

 

JURNAL BATAVIA-Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan RI menangkap Arman Laode Badan, mantan pegawai Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Selatan Barat (Sulselbar) cabang Pasangkayu, Mamuju, Sulselbar.

Arman ditangkap setelah sepuluh tahun menjadi buronan kasus tindak pidana korupsi.

“Ditangkap pada Minggu (20/9/2020) sekira pukul 09.30 Wita di Perumahan Aeropala Angin Mamiri Blok E1 Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan,” ujar Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Sunarta ketika dihubungi, Minggu (20/9/2020).

Sementara itu Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Barat, Jhonny Manurung, mengungkapkan, keberhasilan penangkapan itu berkat kerjasama yang baik antara tim intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat, Kejati Sulawesi Selatan dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar yang tergabung dalam Tim Tabur Kejaksaan RI.

“Saat ditangkap, Arman yang berstatus terpidana tidak melakukan perlawanan, cukup kooperatif,” kata Jhonny Manurung kepada wartawan Minggu (20/09/2020).

Jhonny mengungkapkan, sebelumnya selama dua hari Tim Tabur Kejaksaan RI telah memantau keberadaan terpidana mantan Kepala Bagian Kredit Bank BPD Sulselbar cabang Pasangkayu, Mamuju.

“Setelah memastikan keberadaan terpidana ada di lokasi, Tim Tabur Kejaksaan langsung bergerak  mengamankan buronan keempat dari Kejati Sulbar ini,” ucap Jhonny.

Terpidana Arman Laode Hadan kemudian dibawa ke kantor Kejari Makassar untuk rapid test guna memenuhi protokol kesehatan dan selanjutnya dibawa ke Mamuju.

“Guna dieksekusi Tim jaksa eksekutor dalam rangka menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mamuju,” kata Jhonny.

Dikatakan Jhonny, berdasarkan putusan Mahkamah Agung No.173 K/Pid Sus/ 2009 tgl 10 Juni 2009, terpidana Arman Laode Hadan dinyatakan terbukti bersalah melakukan korupsi terkait kredit fiktif  jasa konstruksi pada BPD Sulselbar cabang Pasangkayu, Mamuju, yang meriugikan keuangan negara sebesar Rp 41 miliar.

“Atas perbuatannya Arman Laode Hadan dijatuhi hukuman 6 tahun penjara denda Rp 300 juta serta harta kekayaannya sebanyak 159 sertifikat untuk jaminan kredit disita Negara,” jelas Jhonny.

Jhonny mengimbau para buronan untuk segera menyerahkan diri guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Sebab, tidak ada tempat aman untuk pelaku kejahatan. Dimanapun mereka bersembunyi akan kami buru dan tangkap,” tandas Jhonny.(YDH)

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Bukan Pertama Kalinya Ada Mafia Hukum di Kejati Kepri

Sun, 6 Jun 2021 11:11:22pm

Foto: Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau.    JURNAL BATAVIA-Dugaan praktek mafia hukum di tubuh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau...

Bank Mega Diminta Ganti Rugi Dana Nasabah Akibat Dugaan Pembobolan Rp 33,45 Miliar

Tue, 25 May 2021 10:36:10pm

Foto: Ilustrasi.    JURNAL BATAVIA - Sembilan nasabah Bank Mega yang tabungannya diduga dibobol pejabat bank menuntut pimpinan dan pemilik bank...

Atlet Karate Indonesia Bertekad Tingkatkan Prestasi di Kejuaraan Internasional

Sun, 23 May 2021 12:21:43am

Manager Pelatnas Mayjen TNI Sapriadi.    JURNAL BATAVIA - PB FORKI terus bertekad meningkatkan prestasi para atlet karate di Indonesia....

Kejati Banten Sukses Mendorong Percepatan Investasi Sebesar 59 Triliun

Wed, 19 May 2021 09:46:13pm

Foto: Istimewa.      JURNAL BATAVIA - Keberhasilan demi keberhasilan terus ditunjukkan jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. Tak cuma...

Purnawirawan, Istri, dan Warakawuri TNI AD di Wilayah Manokwari Papua Barat Mulai Divaksin AstraZeneca

Wed, 19 May 2021 10:00:20am

Foto: Pendam XVIII/Kasuari.   JURNAL BATAVIA - Menindaklanjuti perintah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa pada...

Ketum Partai UKM Pecat Sekjen Syafruddin Budiman

Sun, 9 May 2021 02:20:48pm

Istimewa.  JURNAL BATAVIA - Partai Usaha Kecil Menengah (UKM) kini dilanda konflik internal. Konflik terjadi antara Ketua Umum Partai...

Korban Mafia Tanah Minta Perlindungan Hukum Kapolri dan Jaksa Agung

Thu, 15 Apr 2021 05:46:57pm

Foto: Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Seorang Pencari Kadilan, Zaenal Tayeb, korban mafia hukum di kepolisian dan kejaksaan  wilayah Bali,...

Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Optimis Raih Predikat Zona Integritas WBK Dan WBBM

Wed, 7 Apr 2021 10:42:09pm

Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi.    JURNAL BATAVIA - Satuan kerja (Satker) pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel)...

PN Teluk Kuantan Kabulkan Gugatan Praperadilan Kepala BPKAD Kuansing

Mon, 5 Apr 2021 05:45:30pm

Logo Pengadilan Negeri Teluk Kuantan.    JURNAL BATAVIA-Hakim Pengadilan Negeri Teluk Kuantan, Riau mengabulkan gugatan praperadilan  yang...

Anomali Presidenthial Treshold Dalam Negara Demokrasi 

Sun, 14 Mar 2021 12:19:58pm

Oleh: Muhammad Hasan Basri Peneliti Indonesia Justice Watch   JURNAL BATAVIA - Presidenthial Threshold (ambang batas) merupakan syarat...

Berita Terbaru

Politik

Ekonomi & Bisnis

Visitor

Pengunjung Online          :   1
Pengunjung Hari Ini         :   52
Pengunjung Terakhir      :   53
Pengunjung Kemarin      :   203
Total Pengunjung               :   36707