Jurnal Batavia - Suara Aspirasi Publik

Koruptor Dana Block Grant Kanwil Depag Sulsel Dicokok Tim Gabungan Intelijen Kejaksaan

Wed, 4 Nov 2020 11:57:36pm Jurnal Batavia
Dibaca 10 Kali
  • 24
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    24
    Shares
IMG-20201104-WA0074
Keterangan foto: Dr H Ahmad Rasyidi SE MM bin H Muhammad Thoai (tengah) saat ditangkap Tim Gabungan Intelijen Kejaksaan RI. 

 

JURNAL BATAVIA-Perburuan terhadap para buronan yang digelar oleh Tim Tabur (Tangkap Buronan) Kejaksaan RI di seluruh Indonesia kembali membuahkan hasil.

Kali ini, di bawah komando Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan RI, Dr Sunarta SH MH, Tim Tabur gabungan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar dan Kejaksaan Agung, berhasil mengamankan Dr H Ahmad Rasyidi SE MM bin H Muhammad Thoai, terpidana kasus korupsi yang buron sejak tahun 2016.

“Terpidana Dr H Ahnad Rasyidi SE MM bin H Muhammad Thoai diamankan saat berada di Jalan Al Markaz Al Islami Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (4/11/2020) sekitar pukul 15.30 Wita,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Hari Setiyono, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/11/2020).

Hari mengatakan, terpidana Dr H Ahmad Rasyidi SE MM bin H Muhammad Thoai terlibat kasus korupsi penyalahgunaan anggaran dana block grant tahun anggaran 2007 pada Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Agama Provinsi Sulawesi Selatan yang merugikan keuangan negara sebesar Rp.1.041.541.463,18.

Berdasarkan putusan Mahkamah Agung Rl. Nomor : 2550 K/Pid.SUS/2015 tanggal 09 Agustus 2016, Dr H Ahmad Rasyidi SE MM bin H Muhammad Thoai dinyatakan bersalah melakukan korupsi.

“Dr H Ahmad Rasyidi SE MM bin H Muhammad Thoai dijatuhi hukuman penjara 6 tahun dan denda sebesar Rp 200 juta dan membayar uang pengganti sebanyak Rp 332.250 subsidiair 1 tahun penjara jika uang pengganti tidak dibayar oleh terpidana,” kata Hari.

Hari mengungkapkan, awalnya ketika putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 2550 K/Pid.SUS/2015 tanggal 09 Agustus 2016 diterima oleh Jaksa pada Kejaksaan Negeri Makassar, kepada terpidana dilakukan pemanggilan untuk melaksanakan isi putusan.

“Namun yang bersangkutan tidak mengindahkan walaupun sudah dipanggil secara patut 3 kali berturut-turut. Oleh karena itu kemudian terpidana dimasukan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan dinyatakan buron,” jelas Hari.

Setelah ditangkap, tambah Hari, terpidana Dr H Ahmad Rasyidi SE MM bin H Muhammad Thoai digiring ke kantor Kejari Makassar untuk dilakukan rapid tes dengan hasil terpidana dinyatakan sehat (non reaktif) Covid -19.

“Selanjutnya terpidana dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I A Makassar untuk menjalani hukuman pidana penjara,” ucap Hari.

Hari menambahkan, terpidana Dr H Ahmad Rasyidi SE MM bin H Muhammad Thoai adalah buronan yang ke -106 di tahun 2020 yang berhasil diamankan oleh Tim Tabur Kejaksaan RI, baik yang berstatus tersangka, terdakwa maupun terpidana.

Program Tangkap Buronan (Tabur) 32.1 digulirkan oleh Bidang Intelijen Kejaksaan RI dalam memburu buronan pelaku kejahatan, baik yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan maupun instansi penegak hukum lainnya dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Melalui program ini, kami menyampaikan pesan bahwa tidak ada tempat yang aman bagi pelaku kejahatan,” tutup Hari.(YDH)

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Bukan Pertama Kalinya Ada Mafia Hukum di Kejati Kepri

Sun, 6 Jun 2021 11:11:22pm

Foto: Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau.    JURNAL BATAVIA-Dugaan praktek mafia hukum di tubuh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau...

Bank Mega Diminta Ganti Rugi Dana Nasabah Akibat Dugaan Pembobolan Rp 33,45 Miliar

Tue, 25 May 2021 10:36:10pm

Foto: Ilustrasi.    JURNAL BATAVIA - Sembilan nasabah Bank Mega yang tabungannya diduga dibobol pejabat bank menuntut pimpinan dan pemilik bank...

Atlet Karate Indonesia Bertekad Tingkatkan Prestasi di Kejuaraan Internasional

Sun, 23 May 2021 12:21:43am

Manager Pelatnas Mayjen TNI Sapriadi.    JURNAL BATAVIA - PB FORKI terus bertekad meningkatkan prestasi para atlet karate di Indonesia....

Kejati Banten Sukses Mendorong Percepatan Investasi Sebesar 59 Triliun

Wed, 19 May 2021 09:46:13pm

Foto: Istimewa.      JURNAL BATAVIA - Keberhasilan demi keberhasilan terus ditunjukkan jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. Tak cuma...

Purnawirawan, Istri, dan Warakawuri TNI AD di Wilayah Manokwari Papua Barat Mulai Divaksin AstraZeneca

Wed, 19 May 2021 10:00:20am

Foto: Pendam XVIII/Kasuari.   JURNAL BATAVIA - Menindaklanjuti perintah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa pada...

Ketum Partai UKM Pecat Sekjen Syafruddin Budiman

Sun, 9 May 2021 02:20:48pm

Istimewa.  JURNAL BATAVIA - Partai Usaha Kecil Menengah (UKM) kini dilanda konflik internal. Konflik terjadi antara Ketua Umum Partai...

Korban Mafia Tanah Minta Perlindungan Hukum Kapolri dan Jaksa Agung

Thu, 15 Apr 2021 05:46:57pm

Foto: Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Seorang Pencari Kadilan, Zaenal Tayeb, korban mafia hukum di kepolisian dan kejaksaan  wilayah Bali,...

Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Optimis Raih Predikat Zona Integritas WBK Dan WBBM

Wed, 7 Apr 2021 10:42:09pm

Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi.    JURNAL BATAVIA - Satuan kerja (Satker) pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel)...

PN Teluk Kuantan Kabulkan Gugatan Praperadilan Kepala BPKAD Kuansing

Mon, 5 Apr 2021 05:45:30pm

Logo Pengadilan Negeri Teluk Kuantan.    JURNAL BATAVIA-Hakim Pengadilan Negeri Teluk Kuantan, Riau mengabulkan gugatan praperadilan  yang...

Anomali Presidenthial Treshold Dalam Negara Demokrasi 

Sun, 14 Mar 2021 12:19:58pm

Oleh: Muhammad Hasan Basri Peneliti Indonesia Justice Watch   JURNAL BATAVIA - Presidenthial Threshold (ambang batas) merupakan syarat...

Berita Terbaru

Politik

Ekonomi & Bisnis

Visitor

Pengunjung Online          :   0
Pengunjung Hari Ini         :   47
Pengunjung Terakhir      :   48
Pengunjung Kemarin      :   203
Total Pengunjung               :   36702