Jurnal Batavia - Suara Aspirasi Publik
  • 7
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    7
    Shares
IMG-20200726-WA0027

Sumber: Penerangan Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari. 

 

JURNAL BATAVIA-Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 01/Waisai yang bertugas di Kampung Warsambin, Sertu Oktovianus Waropen hampir sebulan ini harus bekerja ekstra membantu para personel Satgas TMMD 108 Kodim 1805/Raja Ampat yang berkegiatan di kampung yang menjadi wilayah tugasnya, yakni Kampung Warsambin, Distrik Teluk Mayalibit, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat.

Bagaimana tidak, selain menjalankan tugasnya selaku Babinsa, sebagaimana yang ia jalani sehari-hari, kini ia juga harus membantu kelancaran dan suksesnya Program TMMD 108 di wilayahnya, yang menyasar sasaran fisik berupa pembangunan gedung sekolah untuk  Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan rehab rumah warga maupun sasaran non fisik berupa pembekalan dan sosialisasi dari berbagai instansi pemerintah kepada masyarakat, seperti tentang pertanian, perikanan, bela negara, Kamtibmas, dan sebagainya.

Tidak itu saja, ternyata dibalik kesibukannya itu, Okto juga masih tetap menjalani tugas ‘pendampingan’, yakni mendampingi Tim Jaga Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) wilayah Teluk Mayalibit melakukan patroli laut di kawasan konservasi Teluk Mayalibit. 

Menyisir laut di sisi luar teluk, Jumat (24/7/2020) lalu, kembali Babinsa Okto bersama-sama 4 orang personel Tim Jaga Laut KKP wilayah Teluk Mayalibit.

“Kami patroli bersama seminggu dua kali dengan menyisir utara dan barat teluk, agar laut di daerah konservasi yang sudah ditetapkan pemerintah, termasuk yang ada di wilayah binaan saya, yaitu Kampung Warsambin dapat terus terjaga dan aman,” ucap Okto.

Dalam kegiatan patroli ini, apabila menjumpai warga  yang memancing dengan alat pancing dan cara tradisional yang tidak melanggar ketentuan di wilayah konservasi laut, maka tim patroli gabungan ini akan mencatatnya dalam laporan patroli sekaligus memberikan imbauan dan pemahaman agar masyarakat tidak menggunakan alat dan cara-cara memancing yang dapat merusak ekosistem laut, seperti menggunakan bom ikan dan sebagainya, karena daerah tersebut merupakan kawasan konservasi laut.

“Maaf sebelumnya bapak. Kalau sedang memancing agar berhati-hati dan tidak menggunakan alat yang dapat merusak laut, karena ini adalah daerah konservasi laut yang telah diatur pemerintah,” kata Okto.(YDH)

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Bukan Pertama Kalinya Ada Mafia Hukum di Kejati Kepri

Sun, 6 Jun 2021 11:11:22pm

Foto: Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau.    JURNAL BATAVIA-Dugaan praktek mafia hukum di tubuh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau...

Bank Mega Diminta Ganti Rugi Dana Nasabah Akibat Dugaan Pembobolan Rp 33,45 Miliar

Tue, 25 May 2021 10:36:10pm

Foto: Ilustrasi.    JURNAL BATAVIA - Sembilan nasabah Bank Mega yang tabungannya diduga dibobol pejabat bank menuntut pimpinan dan pemilik bank...

Atlet Karate Indonesia Bertekad Tingkatkan Prestasi di Kejuaraan Internasional

Sun, 23 May 2021 12:21:43am

Manager Pelatnas Mayjen TNI Sapriadi.    JURNAL BATAVIA - PB FORKI terus bertekad meningkatkan prestasi para atlet karate di Indonesia....

Kejati Banten Sukses Mendorong Percepatan Investasi Sebesar 59 Triliun

Wed, 19 May 2021 09:46:13pm

Foto: Istimewa.      JURNAL BATAVIA - Keberhasilan demi keberhasilan terus ditunjukkan jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. Tak cuma...

Purnawirawan, Istri, dan Warakawuri TNI AD di Wilayah Manokwari Papua Barat Mulai Divaksin AstraZeneca

Wed, 19 May 2021 10:00:20am

Foto: Pendam XVIII/Kasuari.   JURNAL BATAVIA - Menindaklanjuti perintah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa pada...

Ketum Partai UKM Pecat Sekjen Syafruddin Budiman

Sun, 9 May 2021 02:20:48pm

Istimewa.  JURNAL BATAVIA - Partai Usaha Kecil Menengah (UKM) kini dilanda konflik internal. Konflik terjadi antara Ketua Umum Partai...

Korban Mafia Tanah Minta Perlindungan Hukum Kapolri dan Jaksa Agung

Thu, 15 Apr 2021 05:46:57pm

Foto: Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Seorang Pencari Kadilan, Zaenal Tayeb, korban mafia hukum di kepolisian dan kejaksaan  wilayah Bali,...

Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Optimis Raih Predikat Zona Integritas WBK Dan WBBM

Wed, 7 Apr 2021 10:42:09pm

Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi.    JURNAL BATAVIA - Satuan kerja (Satker) pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel)...

PN Teluk Kuantan Kabulkan Gugatan Praperadilan Kepala BPKAD Kuansing

Mon, 5 Apr 2021 05:45:30pm

Logo Pengadilan Negeri Teluk Kuantan.    JURNAL BATAVIA-Hakim Pengadilan Negeri Teluk Kuantan, Riau mengabulkan gugatan praperadilan  yang...

Anomali Presidenthial Treshold Dalam Negara Demokrasi 

Sun, 14 Mar 2021 12:19:58pm

Oleh: Muhammad Hasan Basri Peneliti Indonesia Justice Watch   JURNAL BATAVIA - Presidenthial Threshold (ambang batas) merupakan syarat...

Berita Terbaru

Politik

Ekonomi & Bisnis

Visitor

Pengunjung Online          :   0
Pengunjung Hari Ini         :   9
Pengunjung Terakhir      :   14
Pengunjung Kemarin      :   124
Total Pengunjung               :   36767