Jurnal Batavia - Suara Aspirasi Publik

Usai Berkoar di Persidangan, Ulum Langsung Diperiksa Kejagung

Wed, 20 May 2020 03:03:03am Jurnal Batavia
Dibaca 43 Kali
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
IMG-20200514-WA0077

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono. 

JURNAL BATAVIA-Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa sejumlah saksi dalam perkara dugaan korupsi pemberian dana hibah oleh pemerintah kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat tahun anggaran 2017. 

Kali ini, korps adhyaksa itu memeriksa Miftahul Ulum selaku asisten pribadi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi. 

“Hari ini, Miftahul Ulum diperiksa sebagai saksi di Rutan Salemba Cabang KPK,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono di Jakarta, Selasa (19/5/2020). 

Selain Ulum, ditambahkannya, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan tambahan terhadap dua saksi lainnya. 

Mereka di antaranya, Chandra Bhakti (staf Ahli Menteri Pemuda dan Olahraga merangkap sebagai Plt Deputi Prestasi pada Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga) dan Washinton Sigalingging (Asisten Deputi Pembibitan dan Iptek Keolahragaan merangkap Kuasa Pengguna Anggaran Deputi Prestasi pada Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga). 

Dengan pemeriksaan ketiga saksi tersebut, Hari menyatakan, bahwa pihaknya telah menepis keterangan Miftahul Ulum yang disampaikan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, 15 Mei 2020. 

Yang mana dalam persidangan tersebut, Ulum telah memberikan kesaksian tentang adanya dana suap kepada pejabat BPK, AQ (inisial) sebesar Rp 3 miliar dan mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Adi Toegarisman sebesar Rp 7 miliar. Hal itu guna ‘mengamankan atau menghentikan’ perkara korupsi tersebut. Faktanya, perkara tersebut hingga kini masih ditangani oleh Kejagung.

“Karena hingga saat ini penyidikan perkara tersebut masih berjalan untuk mengumpulkan bukti dan perhitungan kerugian keuangan negara oleh BPK,” pungkas Hari.

Sebagaimana diketahui, kasus ini telah ditingkatkan ke penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Penyidikan Nomor : Print-20/F.2/Fd.1/05/2019 tanggal 08 Mei 2019 dan diperbaharui dengan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-220/F.2/ Fd.1/04/2020 tanggal 22 April 2020.

Dalam penanganan perkara ini, Kejagung telah memeriksa sebanyak 51 orang saksi dan 2 orang ahli  serta telah menyita 253 dokumen dan surat. 

Sejak tanggal 16 September 2019, bahkan Kejagung juga telah meminta bantuan BPK untuk perhitungan kerugian negara. Selain itu juga telah dilakukan verifikasi serta telaahan hingga kemudian BPK bersurat kepada penyidik tanggal 08 Mei 2020. Yang pada intinya meminta untuk melengkapi dengan melakukan pemeriksaan beberapa pihak kembali.(YDH)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Sambut HBA Ke-61, Jamintel Sunarta Pimpin Ziarah Di TMP Kalibata

Wed, 21 Jul 2021 08:34:23pm

Foto: Jaksa Agung Muda Intelijen, Sunarta.  JURNAL BATAVIA - Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan RI, Dr Sunarta SH MH, Rabu pagi...

Bongkar Mega Korupsi Jiwasraya dan Asabri, Kejagung Diapresiasi Pengamat Hukum

Fri, 16 Jul 2021 06:32:49pm

Foto: Istimewa.      JURNAL BATAVIA - Kinerja Bidang Pidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam membongkar dua mega skandal korupsi pada...

Jaga Kepercayaan Masyarakat, Penggeledahan Kantor Bank Harus Lebih Humanis

Fri, 2 Jul 2021 11:02:01pm

Ilustrasi.      JURNAL BATAVIA - Penggeledahan kantor salah satu bank BUMN di Medan oleh aparat penegak hukum yang dikawal polisi...

Persidangan Terdakwa Yuri Pratomo Terungkap Kesaksian Palsu

Wed, 16 Jun 2021 11:43:39pm

Foto: Ilustrasi     JURNAL BATAVIA - Dalam pembuktian pada persidangan dengan terdakwa Yuri Pranatomo di PN Denpasar pada Senin...

Ditengarai Terlibat Mafia Hukum, MA Diminta Awasi Ketua PN Batam

Thu, 10 Jun 2021 09:23:09am

Foto: Gedung Mahkamah Agung (MA) .   JURNAL BATAVIA-Ketua Mahkamah Agung RI, dan Kepala Bawas MA  dituntut aktif melakukan pengawasan...

Bukan Pertama Kalinya Ada Mafia Hukum di Kejati Kepri

Sun, 6 Jun 2021 11:11:22pm

Foto: Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau.    JURNAL BATAVIA-Dugaan praktek mafia hukum di tubuh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau...

Bank Mega Diminta Ganti Rugi Dana Nasabah Akibat Dugaan Pembobolan Rp 33,45 Miliar

Tue, 25 May 2021 10:36:10pm

Foto: Ilustrasi.    JURNAL BATAVIA - Sembilan nasabah Bank Mega yang tabungannya diduga dibobol pejabat bank menuntut pimpinan dan pemilik bank...

Atlet Karate Indonesia Bertekad Tingkatkan Prestasi di Kejuaraan Internasional

Sun, 23 May 2021 12:21:43am

Manager Pelatnas Mayjen TNI Sapriadi.    JURNAL BATAVIA - PB FORKI terus bertekad meningkatkan prestasi para atlet karate di Indonesia....

Kejati Banten Sukses Mendorong Percepatan Investasi Sebesar 59 Triliun

Wed, 19 May 2021 09:46:13pm

Foto: Istimewa.      JURNAL BATAVIA - Keberhasilan demi keberhasilan terus ditunjukkan jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. Tak cuma...

Purnawirawan, Istri, dan Warakawuri TNI AD di Wilayah Manokwari Papua Barat Mulai Divaksin AstraZeneca

Wed, 19 May 2021 10:00:20am

Foto: Pendam XVIII/Kasuari.   JURNAL BATAVIA - Menindaklanjuti perintah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa pada...

Berita Terbaru

Politik

Ekonomi & Bisnis

Visitor

Pengunjung Online          :   0
Pengunjung Hari Ini         :   2
Pengunjung Terakhir      :   2
Pengunjung Kemarin      :   9
Total Pengunjung               :   41254