Jurnal Batavia - Suara Aspirasi Publik

Tak Terima Diberitakan Pukul Wartawan, Kejagung: Kita Akan Laporkan ke Dewan Pers

Fri, 24 Jul 2020 02:32:47pm Jurnal Batavia
Dibaca 32 Kali
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares
œ

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono saat memberikan keterangan pers kepada wartawan. Yudha/jurnalbatavia.com.

 

JURNAL BATAVIA-Kejaksaan Agung (Kejagung) berencana melaporkan dugaan adanya pelanggaran kode etik jurnalistik yang dilakukan oleh sebuah media online ke Dewan Pers. 

Ini menyusul adanya pemberitaan yang diduga tendensius dan tidak benar berjudul ‘Wartawan Law-justice.co dipukul Wakil Kapuspenkum Kejaksaan Agung’. Berita tersebut dimuat pada sebuah media online pada Kamis (23/7/2020) pukul 15.06 WIB. 

Tentunya akan diambil langkah-langkah sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam UU Pers No. 40 Tahun 1999, antara lain jika memang dianggap perlu untuk dilaporkan ke Dewan Pers,” tegas Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono di Jakarta, Kamis (23/7/2020).

Hari menegaskan, tidak ada satu pun dari pihaknya yang memukul wartawan. Diberitakan media online tersebut, Wakil Kapuspenkum, M Isnaeni disebut telah memukul Ricardo Ronald, seorang wartawan law-justice.co, Kamis (16/7/2020) lalu. 

Untuk diketahui, M Isnaeni bukan menjabat sebagai Wakil Kapuspenkum, melainkan Kasubidhumas Puspenkum. Lagi pula, jabatan Wakil Kapuspenkum juga tidak ada dalam struktur jabatan di Kejaksaan Agung. 

“Jadi pemberitaan pemukulan tersebut tidak benar,” tegas Hari. 

Lantas, mantan Wakajati Sumsel itu menceritakan tentang fakta yang terjadi sesungguhnya pada Kamis (16/7/2020) sekitar pukul 16.30 WIB.

BERIKUT FAKTANYA:

Ketika itu, Kapuspenkum bersama-sama dengan M Mikroj Kabid Medmas dan M Isnaeni Kasubid Humas berjalan menuju ruang kerja Kapuspenkum bertemu dengan wartawan Ricardo Ronald yang sedang duduk di pembantas taman di depan kantor Puspenkum bersama-sama dengan wartawan lainnya termasuk Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka) dan anggotanya yang tidak jauh dari tempat itu.

Melihat ada  wartawan Ricardo Ronald tersebut kemudian Kapuspenkum menyapanya dan mengajak duduk di ruang tamu Puspenkum, ketika berjalan menuju ruang tamu itulah M Isnaeni mengatakan “Ini pak Kapus wartawan yang memuat berita yang tidak benar dan tanpa klarifikasi” sambil M Isnaeni menepuk pundak yang bersangkutan.

Saat bersamaan, M Isnaeni juga menegur yang bersangkutan mengapa membuat berita yang judulnya tendensius atau menuduh institusi Kejaksaan dan mengapa dimuat sebelum hari dan tanggal yang dijanjikan dan disepakati akan diberikan data yang diminta pada hari Senin  (27/4/2020) sore. 

Artikel online itu sendiri berjudul “Klaim Bohong Kejaksaan Sita Aset Supersemar” yang dimuat oleh wartawan media online tersebut pada Sabtu (25/4/2020) pukul 22.30 WIB, padahal sudah dijanjikan akan diberikan data yang diminta pada Senin (27/4/2020) sore.

Kekecewaan atas cara kerja wartawan media online law-justice yang tidak memegang janji juga cara mengutip informasi dari narasumber khususnya pembicaraan lewat telepon dan aplikasi  WhatsApp  dilakukan tanpa ijin dan karenanya M Isnaeni sebagai Kasubbid Kehumasan merasa keberatan dengan judul dan cara menulis dan mengutip berita.

Atas keberatan M Isnaeni sambil menepuk pundak tersebut bukan ditanggapi dengan meminta maaf justru yang bersangkutan berdalih karena deadline dari media online yang bersangkutan.

Selain itu atas pemberitaan yang menuduh Kejaksaan telah berbohong tentang klaim sita aset Supersemar, Kasubbid Kehumasan juga sudah mengajukan keberatan kepada yang bersangkutan melalui percakapan WhatsApp pada hari Senin (27/4/2020) bahkan mengungkapkan bahwa pemberitaan tersebut dapat dilaporkan ke Dewan Pers dan/atau Kepolisian karena judulnya sudah menuduh institusi Kejaksaan, namun setelah melaporkan pemberitaan yang kurang pas tersebut kepada Kapuspenkum, disarankan agar wartawan media online law-justice diingatkan saja hingga Kasubbid Kehumasan tidak mempermasalahkan lagi.

Setelah M Isnaeni mengungkapkan kekesalannya tersebut kemudian masuk ke ruangan, sementara Kapuspenkum mengajak Ricardo Ronald duduk di ruang tamu untuk menyampaikan maksud kedatangannya dan pada saat sama Kapuspenkum mengajak Zamzam Ketua Forwaka untuk menemani dan mendengarkan apa yang akan disampaikan oleh Ricardo Ronald yang ternyata menanyakan perihal perkembangan penanganan kasus akusisi Tiphone oleh Telkom, dan setelah dijelaskan bahwa kasus tersebut sudah cukup lama sehingga butuh waktu untuk mencari dokumen dan yang menangani, untuk itu Kapuspenkum menjanjikan akan diberikan informasi setelah peringatan Hari Bhakti Adhyaksa.

Setelah itu yang bersangkutan pamit disaksikan pula oleh Ketua Forwaka dan anggotanya yang masih menunggu di depan halaman kantor Puspenkum tanpa insiden apapun.(YDH)

 

 

 

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Bukan Pertama Kalinya Ada Mafia Hukum di Kejati Kepri

Sun, 6 Jun 2021 11:11:22pm

Foto: Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau.    JURNAL BATAVIA-Dugaan praktek mafia hukum di tubuh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau...

Bank Mega Diminta Ganti Rugi Dana Nasabah Akibat Dugaan Pembobolan Rp 33,45 Miliar

Tue, 25 May 2021 10:36:10pm

Foto: Ilustrasi.    JURNAL BATAVIA - Sembilan nasabah Bank Mega yang tabungannya diduga dibobol pejabat bank menuntut pimpinan dan pemilik bank...

Atlet Karate Indonesia Bertekad Tingkatkan Prestasi di Kejuaraan Internasional

Sun, 23 May 2021 12:21:43am

Manager Pelatnas Mayjen TNI Sapriadi.    JURNAL BATAVIA - PB FORKI terus bertekad meningkatkan prestasi para atlet karate di Indonesia....

Kejati Banten Sukses Mendorong Percepatan Investasi Sebesar 59 Triliun

Wed, 19 May 2021 09:46:13pm

Foto: Istimewa.      JURNAL BATAVIA - Keberhasilan demi keberhasilan terus ditunjukkan jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. Tak cuma...

Purnawirawan, Istri, dan Warakawuri TNI AD di Wilayah Manokwari Papua Barat Mulai Divaksin AstraZeneca

Wed, 19 May 2021 10:00:20am

Foto: Pendam XVIII/Kasuari.   JURNAL BATAVIA - Menindaklanjuti perintah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa pada...

Ketum Partai UKM Pecat Sekjen Syafruddin Budiman

Sun, 9 May 2021 02:20:48pm

Istimewa.  JURNAL BATAVIA - Partai Usaha Kecil Menengah (UKM) kini dilanda konflik internal. Konflik terjadi antara Ketua Umum Partai...

Korban Mafia Tanah Minta Perlindungan Hukum Kapolri dan Jaksa Agung

Thu, 15 Apr 2021 05:46:57pm

Foto: Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Seorang Pencari Kadilan, Zaenal Tayeb, korban mafia hukum di kepolisian dan kejaksaan  wilayah Bali,...

Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Optimis Raih Predikat Zona Integritas WBK Dan WBBM

Wed, 7 Apr 2021 10:42:09pm

Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi.    JURNAL BATAVIA - Satuan kerja (Satker) pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel)...

PN Teluk Kuantan Kabulkan Gugatan Praperadilan Kepala BPKAD Kuansing

Mon, 5 Apr 2021 05:45:30pm

Logo Pengadilan Negeri Teluk Kuantan.    JURNAL BATAVIA-Hakim Pengadilan Negeri Teluk Kuantan, Riau mengabulkan gugatan praperadilan  yang...

Anomali Presidenthial Treshold Dalam Negara Demokrasi 

Sun, 14 Mar 2021 12:19:58pm

Oleh: Muhammad Hasan Basri Peneliti Indonesia Justice Watch   JURNAL BATAVIA - Presidenthial Threshold (ambang batas) merupakan syarat...

Berita Terbaru

Politik

Ekonomi & Bisnis

Visitor

Pengunjung Online          :   0
Pengunjung Hari Ini         :   50
Pengunjung Terakhir      :   51
Pengunjung Kemarin      :   203
Total Pengunjung               :   36705