Jurnal Batavia - Suara Aspirasi Publik

Kerugian Kasus Asuransi Jiwasraya Bertambah, Jumlah Tersangkanya juga Bakal Bertambah? 

Tue, 10 Mar 2020 01:20:46pm Jurnal Batavia
Dibaca 22 Kali
  • 1
  •  
  •  
  •  
  • 0
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share
à

Jaksa Agung ST Burhanuddin saat memberikan keterangan pers di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

JURNAL BATAVIA-Jumlah kerugian negara dalam kasus pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mengalami perkembangan, dari semula 13,7 triliun kini mencapai Rp16,81 triliun. 

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers bersama antara Jaksa Agung ST Burhanuddin dengan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman di Komplek Kejagung, Jakarta, Senin (9/3/2020). 

Ketua BPK Agung Firman mengungkapkan, dalam menghitung jumlah kerugian negara kasus tersebut, pihaknya telah menggunakan sejumlah metode. 

“Metode yang kami gunakan yakni total penghitungan kerugian negara pada dugaan kasus jiwasraya adalah pendekatan total loss di mana seluruh saham-saham yang diduga dibeli secara melawan hukum dianggap berdampak dan dinilai kerugian negaranya adalah sebesar Rp 16,81 triliun, yang terdiri dari kerugian negara akibat investasi saham sebesar Rp 4,65 triliun dan kerugian negara akibat investasi reksadana sebesar Rp 12,16 triliun,” ungkapnya.

Lebuh lanjut, Ketua BPK juga menyampaikan secara teknis penghitungan kerugian negara pendekatan total loss itu dilakukan dengan metode, 2 hal investasi saham dengan investasi reksadana yang sebenarnya keseluruhannya adalah terkait dengan dana yang dikeluarkan. Yakni, untuk membeli unit penyertaaan reksadana subscription dengan underline efek-efek yang diduga dikembalikan oleh pihak terafiliasi dikurangi dana yang diterima yang berasal dari penjualan unit penyertaan reksadana. 

“Kejadian adanya dugaan korupsi Jiwasraya pada tahun 2008-2018, walaupun intensitasnya itu terjadi peningkatannya naik dari tahun 2014, 2015, 2016, 2017, 2018 keatas,” terangnya.

Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyatakan pihaknya masih mengusut dugaan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus Asuransi Jiwasraya. Bahkan, tidak menutup kemungkinan pihaknya juga akan menetapkan tersangka baru, menyusul bertambahnya jumlah kerugian negara dalam kasus tersebut. 

“Siapapun yang terlibat di situ akan kita perkarakan,” tegas Jaksa Agung. 

Terkait upaya pemulihan keuangan negara, Kejagung saat ini masih berupaya melacak aset para tersangka. 

“Sampai kapan pun jika tersangka masih ada hartanya bahkan sampai terpidana atau sudah putus (inkracht), kami (Kejaksaan red) akan terus melacak dan mengejar harta-hartanya atau aset-asetnya itu,” tegas Jaksa Agung. 

Diketahui, Kejagung sudah menetapkan enam orang tersangka dalam perkara dugaan Tipikor PT AJS,  yaitu Direktur Utama PT Hanson International Tbk  BT, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera HD, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, HP, mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, HR, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Sym, dan Direktur PT Maxima Integra JHT.(YDH)

 

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Kejagung Periksa ES dan 7 Direksi Perusahaan Sekuritas

Fri, 26 Feb 2021 07:54:13am

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.    JURNAL BATAVIA-Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus)...

Menuju Zona Integritas WBBM, Jampidum Ajak Jajarannya Mengubah Paradigma Lama

Wed, 24 Feb 2021 03:43:50pm

Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum), Fadil Zumhana bersama Sekretaris Jampidum Yunan Harjaka dan jajaran Direktur Bidang Pidana Umum saat...

Koramil 06/Setiabudi Laksanakan PPKM, Danramil: Untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Tue, 23 Feb 2021 12:18:33pm

Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Koramil 06/ Setiabudi, Kodim 0504/Jakarta Selatan tidak henti-hentinya melaksanakan penerapan protokol...

Membumikan Pancasila Adalah Elemen Penting Sistem Ketahanan

Fri, 12 Feb 2021 05:36:15pm

Kuliah ilmu Pancasila dan Pemantapan Nilai Nilai Kebangsaan di Jakarta Pusat, Rabu (10/2/2021).     JURNAL BATAVIA-Tenaga Profesional...

Kejari Kota Bogor Hentikan Penuntutan Ustad Maheer

Wed, 10 Feb 2021 06:09:19pm

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.  JURNAL BATAVIA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor...

Adam Damiri Ditetapkan Tersangka, Pengacara Pertanyakan Keabsahan Barang Bukti

Wed, 10 Feb 2021 11:17:19am

Pengacara Tonin Tachta Singarimbun.      JURNAL BATAVIA-Penetapan mantan Direktur Utama PT Asabri, Adam Rachmat Damiri sebagai...

Konfederasi Buruh Optimistis Dana Peserta BPJS Naker Aman

Mon, 8 Feb 2021 03:16:24pm

Konferensi pers virtual oleh tiga konfederasi buruh terkait penyidikan dugaan korupsi BPJS Ketenagakerjaan oleh Kejaksaan Agung...

Diduga Rugikan Negara 23,7 Triliun, Kejagung Sasar Tersangka Lain Kasus Asabri

Thu, 4 Feb 2021 09:53:13pm

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung), Leonard Eben Ezer Simanjuntak.    JURNAL BATAVIA-Tim penyidik pidana khusus...

Kejari Pulang Pisau Tuntaskan Tiga Perkara Tipikor

Fri, 29 Jan 2021 06:01:55pm

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pulang Pisau, Triono Rahyudi (tengah).  JURNAL BATAVIA-Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulang Pisau Kalimantan Tengah...

Kejari Pulang Pisau Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi

Fri, 29 Jan 2021 05:19:19pm

Kepala Kejaksaan Negeri Pulang Pisau, Triono Rahyudi beserta jajarannya. Istimewa.      JURNAL BATAVIA-Kejaksaan Negeri Pulang Pisau (Pulpis)...

Berita Terbaru

Politik

Ekonomi & Bisnis

Visitor

Pengunjung Online          :   0
Pengunjung Hari Ini         :   23
Pengunjung Terakhir      :   50
Pengunjung Kemarin      :   212
Total Pengunjung               :   26013