Jurnal Batavia - Suara Aspirasi Publik

Jadi Tersangka Gratifikasi, Mantan Dirut BTN Langsung Ditahan di Rutan Guntur

Wed, 7 Oct 2020 12:25:58am Jurnal Batavia
Dibaca 33 Kali
  • 100
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    100
    Shares
Þ

Keterangan foto: Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Hari Setiyono. 

 

JURNAL BATAVIA-Diduga tersangkut kasus gratifikasi, mantan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) H Maryono dan Direktur PT Pelangi Putra Mandiri Yunan Anwar ditetapkan tersangka dan ditahan oleh penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung).

“HM (H Maryono) dan YA (Yunan Anwar) ditahan di rumah tahanan (Rutan) Pomdam Guntur, Jakarta Selatan, selama 20 hari ke depan,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Hari Setiyono di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Hari Setiyono menjelaskan, dalam kurun waktu 2013 – 2015 tersangka HM diduga telah menerima gratifikasi atau suap berupa uang melalui rekening bank atas nama Widi Kusuma Purwanto yang merupakan menantu dari HM.

Suap itu diduga terkait dengan pemberian fasilitas kredit dan pencairan kredit dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) kepada PT Pelangi Putera Mandiri dan PT Titanium Property.

“Sebelum memperoleh fasilitas kredit dari PT BTN (Persero) Tbk KC Samarinda pada tanggal 09 September 2014, PT Pelangi Putera Mandiri pernah melakukan pengiriman dana kepada Widi Kusuma Purwanto dengan total transaksi PT PPM sebesar Rp 2.257.000.000,” kata Hari Setiyono.

YA selaku Direktur PT PPM yang sudah kenal dengan HM dan Widi Kusuma Purwanto (menantu HM) diduga melakukan transaksi keuangan yang mencurigakan atas nama PT PPM, yaitu pada 9 September 2014 PT PPM mendapat fasilitas kredit dari BTN kantor cabang Samarinda sebesar Rp. 117.000.000.000 dengan jenis fasilitas kredit konstruksi BTN untuk take over utang PT PPM di Bank BPD Kalimantan Timur.

Dari hasil pemeriksaan diketahui ternyata sampai akhir 2018, fasilitas kredit tersebut telah dilakukan 3 kali restrukturisasi pinjaman yaitu restrukturisasi I pada 29 Juli 2016, restrukturisasi II pada 18 Oktober 2017 dan restrukturisasi III pada 30 Nopember 2018.

“Fasilitas kredit tersebut sampai saat ini dalam kondisi macet,” tandas Hari Setiyono.

Hari menambahkan, pada tanggal 31 Desember 2013 PT Titanium Property mendapatkan fasilitas kredit dari PT BTN (Persero) Tbk Kantor Cabang Jakarta Harmoni sebesar Rp 160 miliar untuk pembiayaan pembangunan Apartement Titanium Square (3 Tower).

“Sampai dengan tahun 2017 terhadap fasilitas kredit tersebut telah dilakukan Restrukturisasi pada tanggal 30 Nopember 2017,” ucap Hari.

Menurut Hari, terdapat beberapa transaksi keuangan yang mencurigakan dari PT Titanium Property yang ditujukan kepada Widi Kusuma Purwanto (menantu HM) dengan total transaksi sebesar Rp 870 juta.

“Keberhasilan pemberian fasilitas kredit kepada 2 perusahaan tersebut diatas diduga atas peran serta HM selaku Direktur Utama PT BTN (Persero) yang  mendorong untuk meloloskan pemberian fasilitas kredit terhadap kedua Debitur tersebut diatas walaupun tidak sesuai dengan SOP yang berlaku pada Bank BTN,” kata Hari.

Terkait dengan kasus ini, HM dijerat dengan sangkaan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 5 ayat (2) jo ayat (1) huruf a atau huruf b atau pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana dirubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP ;

“Sedangkan YA selaku Direktur PT Pelangi Putera Mandiri dengan sangkaan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana dirubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” jelas Hari.

Hari menegaskan, tim penyidik Kejagung selanjutnya akan melakukan pemeriksaan terhadap semua pihak yang terkait dengan pemberian fasilitas kredit kepada PT PPM, PT. Titanium Property dan terhadap semua pihak yang terkait dengan pemberian uang kepada tersangka HM melalui Widi Kusuma Purwanto (menantu HM).

“Tidak tertutup kemungkinan akan ada lagi penetapan tersangka dalam perkara tersebut jika terdapat 2 alat bukti permulaan yang cukup sesuai ketentuan pasal 1 angka 14 KUHAP,” tutup Hari.(YDH)

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Sambut HBA Ke-61, Jamintel Sunarta Pimpin Ziarah Di TMP Kalibata

Wed, 21 Jul 2021 08:34:23pm

Foto: Jaksa Agung Muda Intelijen, Sunarta.  JURNAL BATAVIA - Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan RI, Dr Sunarta SH MH, Rabu pagi...

Bongkar Mega Korupsi Jiwasraya dan Asabri, Kejagung Diapresiasi Pengamat Hukum

Fri, 16 Jul 2021 06:32:49pm

Foto: Istimewa.      JURNAL BATAVIA - Kinerja Bidang Pidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam membongkar dua mega skandal korupsi pada...

Jaga Kepercayaan Masyarakat, Penggeledahan Kantor Bank Harus Lebih Humanis

Fri, 2 Jul 2021 11:02:01pm

Ilustrasi.      JURNAL BATAVIA - Penggeledahan kantor salah satu bank BUMN di Medan oleh aparat penegak hukum yang dikawal polisi...

Persidangan Terdakwa Yuri Pratomo Terungkap Kesaksian Palsu

Wed, 16 Jun 2021 11:43:39pm

Foto: Ilustrasi     JURNAL BATAVIA - Dalam pembuktian pada persidangan dengan terdakwa Yuri Pranatomo di PN Denpasar pada Senin...

Ditengarai Terlibat Mafia Hukum, MA Diminta Awasi Ketua PN Batam

Thu, 10 Jun 2021 09:23:09am

Foto: Gedung Mahkamah Agung (MA) .   JURNAL BATAVIA-Ketua Mahkamah Agung RI, dan Kepala Bawas MA  dituntut aktif melakukan pengawasan...

Bukan Pertama Kalinya Ada Mafia Hukum di Kejati Kepri

Sun, 6 Jun 2021 11:11:22pm

Foto: Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau.    JURNAL BATAVIA-Dugaan praktek mafia hukum di tubuh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau...

Bank Mega Diminta Ganti Rugi Dana Nasabah Akibat Dugaan Pembobolan Rp 33,45 Miliar

Tue, 25 May 2021 10:36:10pm

Foto: Ilustrasi.    JURNAL BATAVIA - Sembilan nasabah Bank Mega yang tabungannya diduga dibobol pejabat bank menuntut pimpinan dan pemilik bank...

Atlet Karate Indonesia Bertekad Tingkatkan Prestasi di Kejuaraan Internasional

Sun, 23 May 2021 12:21:43am

Manager Pelatnas Mayjen TNI Sapriadi.    JURNAL BATAVIA - PB FORKI terus bertekad meningkatkan prestasi para atlet karate di Indonesia....

Kejati Banten Sukses Mendorong Percepatan Investasi Sebesar 59 Triliun

Wed, 19 May 2021 09:46:13pm

Foto: Istimewa.      JURNAL BATAVIA - Keberhasilan demi keberhasilan terus ditunjukkan jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. Tak cuma...

Purnawirawan, Istri, dan Warakawuri TNI AD di Wilayah Manokwari Papua Barat Mulai Divaksin AstraZeneca

Wed, 19 May 2021 10:00:20am

Foto: Pendam XVIII/Kasuari.   JURNAL BATAVIA - Menindaklanjuti perintah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa pada...

Berita Terbaru

Politik

Ekonomi & Bisnis

Visitor

Pengunjung Online          :   0
Pengunjung Hari Ini         :   17
Pengunjung Terakhir      :   25
Pengunjung Kemarin      :   30
Total Pengunjung               :   41209