Jurnal Batavia - Suara Aspirasi Publik

Jadi Tersangka Gratifikasi, Mantan Dirut BTN Langsung Ditahan di Rutan Guntur

Wed, 7 Oct 2020 12:25:58am Jurnal Batavia
Dibaca 33 Kali
  • 106
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    106
    Shares
Þ

Keterangan foto: Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Hari Setiyono. 

 

JURNAL BATAVIA-Diduga tersangkut kasus gratifikasi, mantan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) H Maryono dan Direktur PT Pelangi Putra Mandiri Yunan Anwar ditetapkan tersangka dan ditahan oleh penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung).

“HM (H Maryono) dan YA (Yunan Anwar) ditahan di rumah tahanan (Rutan) Pomdam Guntur, Jakarta Selatan, selama 20 hari ke depan,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Hari Setiyono di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Hari Setiyono menjelaskan, dalam kurun waktu 2013 – 2015 tersangka HM diduga telah menerima gratifikasi atau suap berupa uang melalui rekening bank atas nama Widi Kusuma Purwanto yang merupakan menantu dari HM.

Suap itu diduga terkait dengan pemberian fasilitas kredit dan pencairan kredit dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) kepada PT Pelangi Putera Mandiri dan PT Titanium Property.

“Sebelum memperoleh fasilitas kredit dari PT BTN (Persero) Tbk KC Samarinda pada tanggal 09 September 2014, PT Pelangi Putera Mandiri pernah melakukan pengiriman dana kepada Widi Kusuma Purwanto dengan total transaksi PT PPM sebesar Rp 2.257.000.000,” kata Hari Setiyono.

YA selaku Direktur PT PPM yang sudah kenal dengan HM dan Widi Kusuma Purwanto (menantu HM) diduga melakukan transaksi keuangan yang mencurigakan atas nama PT PPM, yaitu pada 9 September 2014 PT PPM mendapat fasilitas kredit dari BTN kantor cabang Samarinda sebesar Rp. 117.000.000.000 dengan jenis fasilitas kredit konstruksi BTN untuk take over utang PT PPM di Bank BPD Kalimantan Timur.

Dari hasil pemeriksaan diketahui ternyata sampai akhir 2018, fasilitas kredit tersebut telah dilakukan 3 kali restrukturisasi pinjaman yaitu restrukturisasi I pada 29 Juli 2016, restrukturisasi II pada 18 Oktober 2017 dan restrukturisasi III pada 30 Nopember 2018.

“Fasilitas kredit tersebut sampai saat ini dalam kondisi macet,” tandas Hari Setiyono.

Hari menambahkan, pada tanggal 31 Desember 2013 PT Titanium Property mendapatkan fasilitas kredit dari PT BTN (Persero) Tbk Kantor Cabang Jakarta Harmoni sebesar Rp 160 miliar untuk pembiayaan pembangunan Apartement Titanium Square (3 Tower).

“Sampai dengan tahun 2017 terhadap fasilitas kredit tersebut telah dilakukan Restrukturisasi pada tanggal 30 Nopember 2017,” ucap Hari.

Menurut Hari, terdapat beberapa transaksi keuangan yang mencurigakan dari PT Titanium Property yang ditujukan kepada Widi Kusuma Purwanto (menantu HM) dengan total transaksi sebesar Rp 870 juta.

“Keberhasilan pemberian fasilitas kredit kepada 2 perusahaan tersebut diatas diduga atas peran serta HM selaku Direktur Utama PT BTN (Persero) yang  mendorong untuk meloloskan pemberian fasilitas kredit terhadap kedua Debitur tersebut diatas walaupun tidak sesuai dengan SOP yang berlaku pada Bank BTN,” kata Hari.

Terkait dengan kasus ini, HM dijerat dengan sangkaan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 5 ayat (2) jo ayat (1) huruf a atau huruf b atau pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana dirubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP ;

“Sedangkan YA selaku Direktur PT Pelangi Putera Mandiri dengan sangkaan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana dirubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” jelas Hari.

Hari menegaskan, tim penyidik Kejagung selanjutnya akan melakukan pemeriksaan terhadap semua pihak yang terkait dengan pemberian fasilitas kredit kepada PT PPM, PT. Titanium Property dan terhadap semua pihak yang terkait dengan pemberian uang kepada tersangka HM melalui Widi Kusuma Purwanto (menantu HM).

“Tidak tertutup kemungkinan akan ada lagi penetapan tersangka dalam perkara tersebut jika terdapat 2 alat bukti permulaan yang cukup sesuai ketentuan pasal 1 angka 14 KUHAP,” tutup Hari.(YDH)

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Optimis Raih Predikat Zona Integritas WBK Dan WBBM

Wed, 7 Apr 2021 10:42:09pm

Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi.    JURNAL BATAVIA - Satuan kerja (Satker) pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel)...

PN Teluk Kuantan Kabulkan Gugatan Praperadilan Kepala BPKAD Kuansing

Mon, 5 Apr 2021 05:45:30pm

Logo Pengadilan Negeri Teluk Kuantan.    JURNAL BATAVIA-Hakim Pengadilan Negeri Teluk Kuantan, Riau mengabulkan gugatan praperadilan  yang...

Anomali Presidenthial Treshold Dalam Negara Demokrasi 

Sun, 14 Mar 2021 12:19:58pm

Oleh: Muhammad Hasan Basri Peneliti Indonesia Justice Watch   JURNAL BATAVIA - Presidenthial Threshold (ambang batas) merupakan syarat...

Kajari Pangkalpinang Jefferdian Gelar Vaksinasi Covid-19

Wed, 10 Mar 2021 09:52:26am

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pangkalpinang, Jefferdian SH MH, saat memimpin langsung jajarannya melaksanakan suntikan vaksinasi Covid -19. Foto:...

Tertarik Dengan Bisnis Raja Molen, Wakil Ketua BUMDes Tawarkan Kerjasama

Sat, 27 Feb 2021 05:22:42pm

Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Pemantapan kerjasama BUMdes Badan Usaha Milik Desa, mitra usaha Desa Sindangkempeng Kecamatan Greged Kabupaten...

Kejagung Periksa ES dan 7 Direksi Perusahaan Sekuritas

Fri, 26 Feb 2021 07:54:13am

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.    JURNAL BATAVIA-Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus)...

Menuju Zona Integritas WBBM, Jampidum Ajak Jajarannya Mengubah Paradigma Lama

Wed, 24 Feb 2021 03:43:50pm

Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum), Fadil Zumhana bersama Sekretaris Jampidum Yunan Harjaka dan jajaran Direktur Bidang Pidana Umum saat...

Koramil 06/Setiabudi Laksanakan PPKM, Danramil: Untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Tue, 23 Feb 2021 12:18:33pm

Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Koramil 06/ Setiabudi, Kodim 0504/Jakarta Selatan tidak henti-hentinya melaksanakan penerapan protokol...

Membumikan Pancasila Adalah Elemen Penting Sistem Ketahanan

Fri, 12 Feb 2021 05:36:15pm

Kuliah ilmu Pancasila dan Pemantapan Nilai Nilai Kebangsaan di Jakarta Pusat, Rabu (10/2/2021).     JURNAL BATAVIA-Tenaga Profesional...

Kejari Kota Bogor Hentikan Penuntutan Ustad Maheer

Wed, 10 Feb 2021 06:09:19pm

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.  JURNAL BATAVIA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor...

Berita Terbaru

Politik

Ekonomi & Bisnis

Visitor

Pengunjung Online          :   2
Pengunjung Hari Ini         :   59
Pengunjung Terakhir      :   77
Pengunjung Kemarin      :   134
Total Pengunjung               :   33139