Jurnal Batavia - Suara Aspirasi Publik

Ditetapkan Tersangka, Menantu Eks Dirut BTN Langsung Ditahan di Rutan Salemba

Fri, 9 Oct 2020 11:01:20pm Jurnal Batavia
Dibaca 19 Kali
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
IMG-20201009-WA0075

Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah (tengah) saat memberikan keterangan pers di Kejaksaan Agung, Jumat (9/10/2020). 

JURNAL BATAVIA-Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan dua tersangka baru kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan mantan Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) H Maryono dan pihak PT Pelangi Putera Mandiri dan PT Titanium Property.

Kedua tersangka baru tersebut yakni WKP selaku Direktur Keuangan PT Megapolitan Smart Service sekaligus menantu H Maryono dan IH selaku Komisaris PT Titanium Property.

Keduanya ditetapkan tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor : Print-56 dan 57/F.2/Fd.2/10/2020 tanggal 09 Oktober 2020.

Sebelum ditetapkan tersangka, WKP dan IH sempat menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Tindak Pidana Khusus (Gedung Bundar) Kejaksaan Agung, Jumat (9/10/2020).

“Berdasarkan fakta hukum dan didukung dengan adanya alat bukti permulaan yang cukup maka 2 (dua) orang yang awalnya diperiksa sebagai saksi kemudian ditetapkan tersangka,” kata Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung), Febrie Adriansyah.

Untuk mempermudah proses penyelesaian perkara dan mempertimbangan unsur obyektif dan unsur subyektif, kedua tersangka itu pun langsung dijebloskan ke dalam sel tahanan. 

WKP dan IH ditahan terpisah di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan Cabang Kejaksaan Agung.

“Kedua tersangka ditahan untuk masa waktu selama 20 (dua puluh) hari terhitung sejak tanggal 09 Oktober 2020 sampai dengan 28 Oktober 2020,” jelas Febrie.

Sebelumnya diberitakan, mantan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) H Maryono dan Direktur PT Pelangi Putra Mandiri Yunan Anwar ditetapkan tersangka dan ditahan oleh penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung).

“HM (H Maryono) dan YA (Yunan Anwar) ditahan di rumah tahanan (Rutan) Pomdam Guntur, Jakarta Selatan, selama 20 hari ke depan,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Hari Setiyono di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Hari Setiyono menjelaskan, dalam kurun waktu 2013 – 2015 tersangka HM diduga telah menerima gratifikasi atau suap berupa uang melalui rekening bank atas nama Widi Kusuma Purwanto yang merupakan menantu dari HM.

Suap itu diduga terkait dengan pemberian fasilitas kredit dan pencairan kredit dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) kepada PT Pelangi Putera Mandiri dan PT Titanium Property.(YDH)

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Bongkar Mega Korupsi Jiwasraya dan Asabri, Kejagung Diapresiasi Pengamat Hukum

Fri, 16 Jul 2021 06:32:49pm

Foto: Istimewa.      JURNAL BATAVIA - Kinerja Bidang Pidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam membongkar dua mega skandal korupsi pada...

Jaga Kepercayaan Masyarakat, Penggeledahan Kantor Bank Harus Lebih Humanis

Fri, 2 Jul 2021 11:02:01pm

Ilustrasi.      JURNAL BATAVIA - Penggeledahan kantor salah satu bank BUMN di Medan oleh aparat penegak hukum yang dikawal polisi...

Persidangan Terdakwa Yuri Pratomo Terungkap Kesaksian Palsu

Wed, 16 Jun 2021 11:43:39pm

Foto: Ilustrasi     JURNAL BATAVIA - Dalam pembuktian pada persidangan dengan terdakwa Yuri Pranatomo di PN Denpasar pada Senin...

Ditengarai Terlibat Mafia Hukum, MA Diminta Awasi Ketua PN Batam

Thu, 10 Jun 2021 09:23:09am

Foto: Gedung Mahkamah Agung (MA) .   JURNAL BATAVIA-Ketua Mahkamah Agung RI, dan Kepala Bawas MA  dituntut aktif melakukan pengawasan...

Bukan Pertama Kalinya Ada Mafia Hukum di Kejati Kepri

Sun, 6 Jun 2021 11:11:22pm

Foto: Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau.    JURNAL BATAVIA-Dugaan praktek mafia hukum di tubuh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau...

Bank Mega Diminta Ganti Rugi Dana Nasabah Akibat Dugaan Pembobolan Rp 33,45 Miliar

Tue, 25 May 2021 10:36:10pm

Foto: Ilustrasi.    JURNAL BATAVIA - Sembilan nasabah Bank Mega yang tabungannya diduga dibobol pejabat bank menuntut pimpinan dan pemilik bank...

Atlet Karate Indonesia Bertekad Tingkatkan Prestasi di Kejuaraan Internasional

Sun, 23 May 2021 12:21:43am

Manager Pelatnas Mayjen TNI Sapriadi.    JURNAL BATAVIA - PB FORKI terus bertekad meningkatkan prestasi para atlet karate di Indonesia....

Kejati Banten Sukses Mendorong Percepatan Investasi Sebesar 59 Triliun

Wed, 19 May 2021 09:46:13pm

Foto: Istimewa.      JURNAL BATAVIA - Keberhasilan demi keberhasilan terus ditunjukkan jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. Tak cuma...

Purnawirawan, Istri, dan Warakawuri TNI AD di Wilayah Manokwari Papua Barat Mulai Divaksin AstraZeneca

Wed, 19 May 2021 10:00:20am

Foto: Pendam XVIII/Kasuari.   JURNAL BATAVIA - Menindaklanjuti perintah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa pada...

Ketum Partai UKM Pecat Sekjen Syafruddin Budiman

Sun, 9 May 2021 02:20:48pm

Istimewa.  JURNAL BATAVIA - Partai Usaha Kecil Menengah (UKM) kini dilanda konflik internal. Konflik terjadi antara Ketua Umum Partai...

Berita Terbaru

Politik

Ekonomi & Bisnis

Visitor

Pengunjung Online          :   0
Pengunjung Hari Ini         :   9
Pengunjung Terakhir      :   29
Pengunjung Kemarin      :   16
Total Pengunjung               :   39786