Jurnal Batavia - Suara Aspirasi Publik

Ditetapkan Tersangka, Menantu Eks Dirut BTN Langsung Ditahan di Rutan Salemba

Fri, 9 Oct 2020 11:01:20pm Jurnal Batavia
Dibaca 17 Kali
  • 7
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    7
    Shares
IMG-20201009-WA0075

Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah (tengah) saat memberikan keterangan pers di Kejaksaan Agung, Jumat (9/10/2020). 

JURNAL BATAVIA-Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan dua tersangka baru kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan mantan Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) H Maryono dan pihak PT Pelangi Putera Mandiri dan PT Titanium Property.

Kedua tersangka baru tersebut yakni WKP selaku Direktur Keuangan PT Megapolitan Smart Service sekaligus menantu H Maryono dan IH selaku Komisaris PT Titanium Property.

Keduanya ditetapkan tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor : Print-56 dan 57/F.2/Fd.2/10/2020 tanggal 09 Oktober 2020.

Sebelum ditetapkan tersangka, WKP dan IH sempat menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Tindak Pidana Khusus (Gedung Bundar) Kejaksaan Agung, Jumat (9/10/2020).

“Berdasarkan fakta hukum dan didukung dengan adanya alat bukti permulaan yang cukup maka 2 (dua) orang yang awalnya diperiksa sebagai saksi kemudian ditetapkan tersangka,” kata Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung), Febrie Adriansyah.

Untuk mempermudah proses penyelesaian perkara dan mempertimbangan unsur obyektif dan unsur subyektif, kedua tersangka itu pun langsung dijebloskan ke dalam sel tahanan. 

WKP dan IH ditahan terpisah di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan dan Cabang Kejaksaan Agung.

“Kedua tersangka ditahan untuk masa waktu selama 20 (dua puluh) hari terhitung sejak tanggal 09 Oktober 2020 sampai dengan 28 Oktober 2020,” jelas Febrie.

Sebelumnya diberitakan, mantan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) H Maryono dan Direktur PT Pelangi Putra Mandiri Yunan Anwar ditetapkan tersangka dan ditahan oleh penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung).

“HM (H Maryono) dan YA (Yunan Anwar) ditahan di rumah tahanan (Rutan) Pomdam Guntur, Jakarta Selatan, selama 20 hari ke depan,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Hari Setiyono di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Hari Setiyono menjelaskan, dalam kurun waktu 2013 – 2015 tersangka HM diduga telah menerima gratifikasi atau suap berupa uang melalui rekening bank atas nama Widi Kusuma Purwanto yang merupakan menantu dari HM.

Suap itu diduga terkait dengan pemberian fasilitas kredit dan pencairan kredit dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) kepada PT Pelangi Putera Mandiri dan PT Titanium Property.(YDH)

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Optimis Raih Predikat Zona Integritas WBK Dan WBBM

Wed, 7 Apr 2021 10:42:09pm

Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi.    JURNAL BATAVIA - Satuan kerja (Satker) pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel)...

PN Teluk Kuantan Kabulkan Gugatan Praperadilan Kepala BPKAD Kuansing

Mon, 5 Apr 2021 05:45:30pm

Logo Pengadilan Negeri Teluk Kuantan.    JURNAL BATAVIA-Hakim Pengadilan Negeri Teluk Kuantan, Riau mengabulkan gugatan praperadilan  yang...

Anomali Presidenthial Treshold Dalam Negara Demokrasi 

Sun, 14 Mar 2021 12:19:58pm

Oleh: Muhammad Hasan Basri Peneliti Indonesia Justice Watch   JURNAL BATAVIA - Presidenthial Threshold (ambang batas) merupakan syarat...

Kajari Pangkalpinang Jefferdian Gelar Vaksinasi Covid-19

Wed, 10 Mar 2021 09:52:26am

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pangkalpinang, Jefferdian SH MH, saat memimpin langsung jajarannya melaksanakan suntikan vaksinasi Covid -19. Foto:...

Tertarik Dengan Bisnis Raja Molen, Wakil Ketua BUMDes Tawarkan Kerjasama

Sat, 27 Feb 2021 05:22:42pm

Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Pemantapan kerjasama BUMdes Badan Usaha Milik Desa, mitra usaha Desa Sindangkempeng Kecamatan Greged Kabupaten...

Kejagung Periksa ES dan 7 Direksi Perusahaan Sekuritas

Fri, 26 Feb 2021 07:54:13am

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.    JURNAL BATAVIA-Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus)...

Menuju Zona Integritas WBBM, Jampidum Ajak Jajarannya Mengubah Paradigma Lama

Wed, 24 Feb 2021 03:43:50pm

Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum), Fadil Zumhana bersama Sekretaris Jampidum Yunan Harjaka dan jajaran Direktur Bidang Pidana Umum saat...

Koramil 06/Setiabudi Laksanakan PPKM, Danramil: Untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Tue, 23 Feb 2021 12:18:33pm

Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Koramil 06/ Setiabudi, Kodim 0504/Jakarta Selatan tidak henti-hentinya melaksanakan penerapan protokol...

Membumikan Pancasila Adalah Elemen Penting Sistem Ketahanan

Fri, 12 Feb 2021 05:36:15pm

Kuliah ilmu Pancasila dan Pemantapan Nilai Nilai Kebangsaan di Jakarta Pusat, Rabu (10/2/2021).     JURNAL BATAVIA-Tenaga Profesional...

Kejari Kota Bogor Hentikan Penuntutan Ustad Maheer

Wed, 10 Feb 2021 06:09:19pm

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.  JURNAL BATAVIA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor...

Berita Terbaru

Politik

Ekonomi & Bisnis

Visitor

Pengunjung Online          :   0
Pengunjung Hari Ini         :   50
Pengunjung Terakhir      :   56
Pengunjung Kemarin      :   260
Total Pengunjung               :   33394