Jurnal Batavia - Suara Aspirasi Publik

Pak Anies Tolong, Air PAM Jaya di Cikini Sering Mati, Terparah Hari ini

Sun, 19 Jan 2020 03:22:12pm Jurnal Batavia
Dibaca 65 Kali
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
ç

Produk air bersih PAM Jaya tidak mengalir di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Yudha/jurnalbatavia.com.

JURNAL BATAVIA-Warga Kelurahan Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, mengeluh soal produk air PAM Jaya yang tidak mengalir sejak Sabtu (18/1/2020) malam hingga Minggu (19/1/2020) sore. 

Padahal, kebutuhan hidup warga yang bermukim di kawasan tersebut bergantung pada sumber air yang berasal dari perusahaan berpelat merah itu. 

Menurut keterangan warga, air sudah berhenti mengalir ke pemukiman warga sejak Sabtu (18/1/2020) malam. Akibatnya, banyak warga yang kesulitan untuk mandi, mencuci hingga memasak air.

“Dari malam air (PAM Jaya) sudah enggak keluar, sudah ditunggu berjam-jam sampai Minggu (19/1/2020) sore enggak keluar juga,” ujar Koyah, warga Jalan Kali Pasir, Kelurahan Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. 

Selain Koyah, warga lainnya juga mengeluhkan soal matinya air yang diproduksi oleh PAM Jaya. Apalagi, persoalan matinya air tersebut bukan kali pertama terjadi di kawasan itu.  

“Hampir seminggu sekali air mati. Kadang jelang sholat Jumat juga mati. Kan kasihan orang-orang yang mau sholat, mereka mandi air seadanya, sisahan yang ada di bak mandi,” keluh Tutut. 

Selain itu, Tutut juga merasa dirugikan atas persoalan saluran air bersih yang tidak mengalir selama dua hari berturut-turut itu. Karena dari air bersih, keluarganya bisa mendapatkan pemasukan sampingan dari berjualan air minum dan es batu. 

“Ya (dagang) macam-macam, ada es batu dan lain-lain. Lumayan kan hasilnya untuk bantu-bantu  suami yang tukang ojek. Kalau airnya mati gini, ya gimana mau dapat sampingan,” keluhnya. 

Dia pun berharap persoalan matinya saluran air bersih di pemukiman warga segera direspon oleh Gubernur DKI Anies Baswedan. 

“Tolong Pak Gubernur, air PAM di lingkungan kami sering mati. Yang terparah ya hari ini, hampir dua hari mati,” harap Tutut. 

Berdasarkan pantauan, warga setempat yang biasa menggunakan air PAM Jaya, kini mereka terpaksa beralih sementara ke MCK (Mandi, Cuci, Kakus) untuk mendapatkan air bersih . Sejak pagi, mereka terlihat antri berbondong-bondong untuk mendapatkan air bersih yang disedot melalui mesin air di MCK.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PAM Jaya belum mengenai penyebab matinya air yang diproduksinya untuk kawasan Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.(YDH)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Bukan Pertama Kalinya Ada Mafia Hukum di Kejati Kepri

Sun, 6 Jun 2021 11:11:22pm

Foto: Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau.    JURNAL BATAVIA-Dugaan praktek mafia hukum di tubuh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau...

Bank Mega Diminta Ganti Rugi Dana Nasabah Akibat Dugaan Pembobolan Rp 33,45 Miliar

Tue, 25 May 2021 10:36:10pm

Foto: Ilustrasi.    JURNAL BATAVIA - Sembilan nasabah Bank Mega yang tabungannya diduga dibobol pejabat bank menuntut pimpinan dan pemilik bank...

Atlet Karate Indonesia Bertekad Tingkatkan Prestasi di Kejuaraan Internasional

Sun, 23 May 2021 12:21:43am

Manager Pelatnas Mayjen TNI Sapriadi.    JURNAL BATAVIA - PB FORKI terus bertekad meningkatkan prestasi para atlet karate di Indonesia....

Kejati Banten Sukses Mendorong Percepatan Investasi Sebesar 59 Triliun

Wed, 19 May 2021 09:46:13pm

Foto: Istimewa.      JURNAL BATAVIA - Keberhasilan demi keberhasilan terus ditunjukkan jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. Tak cuma...

Purnawirawan, Istri, dan Warakawuri TNI AD di Wilayah Manokwari Papua Barat Mulai Divaksin AstraZeneca

Wed, 19 May 2021 10:00:20am

Foto: Pendam XVIII/Kasuari.   JURNAL BATAVIA - Menindaklanjuti perintah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa pada...

Ketum Partai UKM Pecat Sekjen Syafruddin Budiman

Sun, 9 May 2021 02:20:48pm

Istimewa.  JURNAL BATAVIA - Partai Usaha Kecil Menengah (UKM) kini dilanda konflik internal. Konflik terjadi antara Ketua Umum Partai...

Korban Mafia Tanah Minta Perlindungan Hukum Kapolri dan Jaksa Agung

Thu, 15 Apr 2021 05:46:57pm

Foto: Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Seorang Pencari Kadilan, Zaenal Tayeb, korban mafia hukum di kepolisian dan kejaksaan  wilayah Bali,...

Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Optimis Raih Predikat Zona Integritas WBK Dan WBBM

Wed, 7 Apr 2021 10:42:09pm

Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi.    JURNAL BATAVIA - Satuan kerja (Satker) pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel)...

PN Teluk Kuantan Kabulkan Gugatan Praperadilan Kepala BPKAD Kuansing

Mon, 5 Apr 2021 05:45:30pm

Logo Pengadilan Negeri Teluk Kuantan.    JURNAL BATAVIA-Hakim Pengadilan Negeri Teluk Kuantan, Riau mengabulkan gugatan praperadilan  yang...

Anomali Presidenthial Treshold Dalam Negara Demokrasi 

Sun, 14 Mar 2021 12:19:58pm

Oleh: Muhammad Hasan Basri Peneliti Indonesia Justice Watch   JURNAL BATAVIA - Presidenthial Threshold (ambang batas) merupakan syarat...

Berita Terbaru

Politik

Ekonomi & Bisnis

Visitor

Pengunjung Online          :   0
Pengunjung Hari Ini         :   9
Pengunjung Terakhir      :   14
Pengunjung Kemarin      :   124
Total Pengunjung               :   36767