Jurnal Batavia - Suara Aspirasi Publik
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share
Ù

Taman Monumen Nasional (Monas) sebelum ditutup sementara untuk umum. Dokumen jurnalbatavia.com.

JURNAL BATAVIA-Sejumlah pedagang kaki lima mengeluhkan kebijakan pemerintah provinsi (pemprov) DKI dalam menutup sementara sejumlah lokasi wisata atau keramaian di Jakarta. 

Kebijakan yang sudah berjalan hampir dua pekan ini, diketahui, sebagai langkah antisipasi terhadap penyebaran virus corona atau  covid-19 di Jakarta. 

Dituturkan salah seorang pedagang di Taman Monumen Nasional (Monas), kebijakan yang telah diambil oleh pemprov DKI dianggap terlalu memberatkan pedagang. 

“Sangat berat, karena kebijakan ini saya tidak bisa berdagang. Kalau terus-terusan kayak begini, keluarga saya mau makan apa?,” keluh Erni saat ditemui di kediamannya kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (22/3/2020). 

Lantas, ibu beranak satu ini membandingkan kebijakan yang menonaktifkan sementara tempat wisata atau keramaian dengan kebijakan merumahkan Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Menurutnya, jika dibandingkan, kedua kebijakan tersebut terdapat perbedaan yang sangat menyolok terkait dengan pendapatan.

“PNS enggak datang ke kantor, tapi tetap digaji. Kalau kita sebagai pedagang tidak berdagang, siapa yang mau menggaji kita,” ketusnya. 

Seorang pedagang lainnya, Surachman juga mengeluhkan hal yang sama. Ia mengaku, selama monas ditutup, dirinya tak bisa mengais rezeki untuk kebutuhan hidup keluarganya sehari-hari. 

“Selama (Monas) ditutup, saya enggak bisa berdagang lagi. Sehari-harinya saya hanya di rumah saja. Untuk makan sehari-hari, saya gunakan uang tabungan. Tapi kalau uang dipakai terus, tabungan saya bisa habis, apalagi enggak ada pemasukan sama sekali,” ucap Rachman, panggilan akrabnya. 

Rachman pun merasa khawatir jika kebijakan untuk menonaktifkan tempat wisata atau keramaian nantinya akan diperpanjang masa waktunya oleh pemprov DKI.

“Karena isu-isu kebijakan akan diperpanjang sudah santer beredar di kalangan pedagang. Saya harap sih enggak diperpanjang, kalau diperpanjang bisa makin pusing kepala saya ini,” harap pedagang gorengan ini. 

Sebelumnya, pemprov DKI telah mengeluarkan kebijakan yang menonaktifkan kawasan wisata atau keramaian di Jakarta untuk sementara waktu. Salah satu kawasan yang ditutup adalah Taman Monas yang berlokasi di Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat.

Pemprov beralasan penutupan kawasan wisata atau keramaian itu sebagai salah satu cara untuk mencegah penyebaran pandemi virus mematikan tersebut.(JAL)

 

 

 

 

 

 

 

 

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Kejagung Periksa ES dan 7 Direksi Perusahaan Sekuritas

Fri, 26 Feb 2021 07:54:13am

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.    JURNAL BATAVIA-Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus)...

Menuju Zona Integritas WBBM, Jampidum Ajak Jajarannya Mengubah Paradigma Lama

Wed, 24 Feb 2021 03:43:50pm

Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum), Fadil Zumhana bersama Sekretaris Jampidum Yunan Harjaka dan jajaran Direktur Bidang Pidana Umum saat...

Koramil 06/Setiabudi Laksanakan PPKM, Danramil: Untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Tue, 23 Feb 2021 12:18:33pm

Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Koramil 06/ Setiabudi, Kodim 0504/Jakarta Selatan tidak henti-hentinya melaksanakan penerapan protokol...

Membumikan Pancasila Adalah Elemen Penting Sistem Ketahanan

Fri, 12 Feb 2021 05:36:15pm

Kuliah ilmu Pancasila dan Pemantapan Nilai Nilai Kebangsaan di Jakarta Pusat, Rabu (10/2/2021).     JURNAL BATAVIA-Tenaga Profesional...

Kejari Kota Bogor Hentikan Penuntutan Ustad Maheer

Wed, 10 Feb 2021 06:09:19pm

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.  JURNAL BATAVIA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor...

Adam Damiri Ditetapkan Tersangka, Pengacara Pertanyakan Keabsahan Barang Bukti

Wed, 10 Feb 2021 11:17:19am

Pengacara Tonin Tachta Singarimbun.      JURNAL BATAVIA-Penetapan mantan Direktur Utama PT Asabri, Adam Rachmat Damiri sebagai...

Konfederasi Buruh Optimistis Dana Peserta BPJS Naker Aman

Mon, 8 Feb 2021 03:16:24pm

Konferensi pers virtual oleh tiga konfederasi buruh terkait penyidikan dugaan korupsi BPJS Ketenagakerjaan oleh Kejaksaan Agung...

Diduga Rugikan Negara 23,7 Triliun, Kejagung Sasar Tersangka Lain Kasus Asabri

Thu, 4 Feb 2021 09:53:13pm

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung), Leonard Eben Ezer Simanjuntak.    JURNAL BATAVIA-Tim penyidik pidana khusus...

Kejari Pulang Pisau Tuntaskan Tiga Perkara Tipikor

Fri, 29 Jan 2021 06:01:55pm

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pulang Pisau, Triono Rahyudi (tengah).  JURNAL BATAVIA-Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulang Pisau Kalimantan Tengah...

Kejari Pulang Pisau Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi

Fri, 29 Jan 2021 05:19:19pm

Kepala Kejaksaan Negeri Pulang Pisau, Triono Rahyudi beserta jajarannya. Istimewa.      JURNAL BATAVIA-Kejaksaan Negeri Pulang Pisau (Pulpis)...

Berita Terbaru

Politik

Ekonomi & Bisnis

Visitor

Pengunjung Online          :   0
Pengunjung Hari Ini         :   33
Pengunjung Terakhir      :   65
Pengunjung Kemarin      :   264
Total Pengunjung               :   25921