Jurnal Batavia - Suara Aspirasi Publik

Direktur dan Mitra PT KCN Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Sun, 10 May 2020 09:45:42pm Jurnal Batavia
Dibaca 31 Kali
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share
IMG_20200510_213352

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. 

 

JURNAL BATAVIA-PT Kawasan Berikat Nusantara (PERSERO) melalui pengacaranya Zul Fahmi, S.H. dari kantor hukum ZOELVA & PARTNER melaporkan Widodo Setiadi selaku direktur PT KCN bersama-sama dengan pengusaha/mitra dari PT KCN ke Polda Metro Jaya, Jumat (8/5/2020). Laporan Polisi Nomor: LP/2714/V/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ, tanggal 8 Mei 2020.

“Atas dugaan tindak pidana penipuan, pengelembungan tagihan piutang, dan/atau membuat tagihan yang diduga fiktif sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP, Pasal 399, Pasal 400 dengan ancaman pidana 7 (tujuh) tahun penjara,” ujar Zul Fahmi kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (9/5/2020).

Selain Widodo Setiadi, pengacara PT KCN yaitu Yevgeni Yesyurun, S.H., M.H. telah dilaporkan bersama-sama yang diduga ikut melakukan penggelembungan tagihan sebagaimana Laporan Polisi Nomor: 715/K/V/2020/RESTRO JAKPUS tanggal 8 Mei 2020.

Kasus berawal pada saat PT KCN dinyatakan atau ditetapkan sebagai perusahaan dalam posisi Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada tanggal 4 Mei 2020 telah dilaksanakan rapat kreditur dengan agenda Verifikasi/Pencocokan Piutang. 

Dalam rapat tersebut Dirut PT KCN (dalam PKPU) dengan Dirut PT KTU Wardono Asnim sebagai salah satu kreditor dan atau kuasanya telah menyampaikan-menyerahkan piutang sejumlah Rp. 233.622.814.708,- dan USD 250.000,- kepada PT KCN (dalam PKPU), demikian juga ada tagihan piutang yang diajukan oleh Yevgeni Yesyurun, S.H., M.H sejumlah Rp. 59.907.450.000,-  ekuivalen senilai USD 3.650.000,-.

“Bahwa piutang-piutang tersebut adalah piutang yang diduga digelembungkan/dibesarkan, tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya dan patut diduga fiktif,” ungkap Zul.

Hal ini, lanjutnya, dikarenakan hutang/piutang tersebut tidak pernah mendapat persetujuan dari Komisaris dan tidak berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagaimana diatur dalam Pasal 11 Anggaran Dasar PT KCN (dalam PKPU). 

“Dalam hal ini, pinjaman uang sebesar Rp 500.000.000,- sampai Rp 5.000.000.000,- harus dengan persetujuan Komisaris dan berdasarkan RUPS,” paparnya. 

Zul Fahmi menjelaskan tindakan yang dilakukan PT KCB (dalam PKPU) bersama-sama dengan mitra dan pengacaranya patut diduga dengan sengaja menggelembungkan, membesar-besarkan tagihan dari yang sebenarnya untuk dasar daripada Dirut PT KCN dalam rapat verifikasi untuk melakukan votting dapat menguasai suara mayoritas untuk menghindari pailit.

“Motif ataupun modus seperti kejadian ini sering digunakan oleh pihak-pihak yang melaksanakan profesinya mengurus kepailitan, namun selama ini tidak ada pihak yang berani atau mampu mengungkap-melaporkan modus yang sangat mencederai proses kepailitan di Pengadilan,” ujarnya.

Menurutnya terhadap para terlapor dapat dikualifisir telah melanggar Pasal 378 KUHP tentang Penipuan, Pasal 399 tentang mengurangi secara curang hak-hak pemiutang dari Perseroan atau Perkumpulan dan Pasal 400 KUHP tentang memperbesar jumlah piutang yang ada dengan ancaman pidana 7 tahun penjara.

“Terhadap Laporan Polisi dari PT Kawasan Berikat Nusantara (PERSERO) diatas pihak Kepolisian berjanji akan segera menyikapi dan menindaklanjuti prosesnya,” ujarnya.

Ketika dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus belum memberikan jawaban mengenai laporan tersebut.(YDH)

 

 

 

 

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Optimis Raih Predikat Zona Integritas WBK Dan WBBM

Wed, 7 Apr 2021 10:42:09pm

Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi.    JURNAL BATAVIA - Satuan kerja (Satker) pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel)...

PN Teluk Kuantan Kabulkan Gugatan Praperadilan Kepala BPKAD Kuansing

Mon, 5 Apr 2021 05:45:30pm

Logo Pengadilan Negeri Teluk Kuantan.    JURNAL BATAVIA-Hakim Pengadilan Negeri Teluk Kuantan, Riau mengabulkan gugatan praperadilan  yang...

Anomali Presidenthial Treshold Dalam Negara Demokrasi 

Sun, 14 Mar 2021 12:19:58pm

Oleh: Muhammad Hasan Basri Peneliti Indonesia Justice Watch   JURNAL BATAVIA - Presidenthial Threshold (ambang batas) merupakan syarat...

Kajari Pangkalpinang Jefferdian Gelar Vaksinasi Covid-19

Wed, 10 Mar 2021 09:52:26am

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pangkalpinang, Jefferdian SH MH, saat memimpin langsung jajarannya melaksanakan suntikan vaksinasi Covid -19. Foto:...

Tertarik Dengan Bisnis Raja Molen, Wakil Ketua BUMDes Tawarkan Kerjasama

Sat, 27 Feb 2021 05:22:42pm

Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Pemantapan kerjasama BUMdes Badan Usaha Milik Desa, mitra usaha Desa Sindangkempeng Kecamatan Greged Kabupaten...

Kejagung Periksa ES dan 7 Direksi Perusahaan Sekuritas

Fri, 26 Feb 2021 07:54:13am

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.    JURNAL BATAVIA-Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus)...

Menuju Zona Integritas WBBM, Jampidum Ajak Jajarannya Mengubah Paradigma Lama

Wed, 24 Feb 2021 03:43:50pm

Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum), Fadil Zumhana bersama Sekretaris Jampidum Yunan Harjaka dan jajaran Direktur Bidang Pidana Umum saat...

Koramil 06/Setiabudi Laksanakan PPKM, Danramil: Untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Tue, 23 Feb 2021 12:18:33pm

Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Koramil 06/ Setiabudi, Kodim 0504/Jakarta Selatan tidak henti-hentinya melaksanakan penerapan protokol...

Membumikan Pancasila Adalah Elemen Penting Sistem Ketahanan

Fri, 12 Feb 2021 05:36:15pm

Kuliah ilmu Pancasila dan Pemantapan Nilai Nilai Kebangsaan di Jakarta Pusat, Rabu (10/2/2021).     JURNAL BATAVIA-Tenaga Profesional...

Kejari Kota Bogor Hentikan Penuntutan Ustad Maheer

Wed, 10 Feb 2021 06:09:19pm

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.  JURNAL BATAVIA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor...

Berita Terbaru

Politik

Ekonomi & Bisnis

Visitor

Pengunjung Online          :   0
Pengunjung Hari Ini         :   53
Pengunjung Terakhir      :   59
Pengunjung Kemarin      :   260
Total Pengunjung               :   33397