Jurnal Batavia - Suara Aspirasi Publik

Rumah Ditinggal Terlalu Lama, Tempat Tidur Bisa Dihuni Mahluk Halus, Kok Bisa?

Thu, 10 Dec 2020 11:19:15pm Jurnal Batavia
Dibaca 35 Kali
  • 12
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    12
    Shares
IMG_20201211_001806

Ilustrasi. 

 

JURNAL BATAVIA-Percaya atau tidak, rumah yang ditinggal terlalu lama oleh pemiliknya konon akan didatangi oleh sosok mahluk halus. Berdasarkan cerita masyarakat turun menurun, mahluk halus sesungguhnya paling suka dengan rumah kosong karena tidak adanya ‘hawa panas’ dari tubuh manusia atau pemiliknya.

Tak heran, rumah kosong seringkali menjadi lembab dan tentunya bisa mengundang kedatangan mahluk halus untuk untuk menetap, atau sekedar bertamu di rumah tersebut. 

Rupanya, salah satu tempat yang paling disukai mahluk halus di dalam rumah kosong adalah ‘tempat tidur’. Biasanya mahluk halus akan betah berada di tempat tidur yang memang tidak dijamah oleh manusia atau pemiliknya.

Karena itu, apabila meninggalkan rumah terlalu lama, sebaiknya kasur dari tempat tidur dilipat atau disandarkan ke dinding oleh pemiliknya.

Hal ini untuk menghindari kemungkinan tempat tidur akan dijadikan sarang mahluk halus yang akan menetap sementara atau tinggal permanen di rumah kosong. 

Seperti yang dialami Rohaya, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Babelan, Kabupaten Bekasi, Rabu (9/12/2020) kemarin. Dia mengaku telah didatangi sesosok mahluk halus berupa ‘tuyul’ saat tidur di rumahnya itu. 

Kejadian itu bermula saat ia bersama suami dan anaknya sempat meninggalkan rumahnya selama kurang lebih dua minggu untuk singgah sementara di Jakarta.

“Suami saya bekerja di Jakarta. Anak saya juga sekolah TK di Jakarta, jadi sementara kita ngekos di Jakarta. Baru pulang setiap dua minggu sekali,” ujar Rohayah mengawali cerita.

Setiap meninggalkan rumah, Rohayah mengaku biasanya selalu melipat dan menyandarkan kasurnya di tempat tidurnya untuk mengikuti saran orang tuanya. Namun entah karena lupa, dua minggu lalu ia tidak melakukan kebiasaannya itu sebelum meninggalkan rumahnya untuk pergi ke Jakarta. 

“Sebenarnya saya selalu ikuti anjuran orang tua untuk melipat kasur kalau mau tinggalkan rumah, tapi (dua minggu lalu) saya lupa untuk melipatnya (kasur) . Padahal saya memang tahu kalau itu pamali (tidak baik) meninggalkan rumah tapi kasur tidak dilipat atau disandarkan. Bisa mengundang mahluk halus,” tutur Rohayah. 

Ternyata benar saja, karena lupa dengan kebiasaannya melipat dan menyandarkan kasur kalau hendak pergi lama dari rumahnya, Rohayah pun mengalami kejadian mistis saat setiba di rumahnya dua minggu kemudian.

“Karena saya capek karena habis perjalanan jauh dari Jakarta, setibanya di rumah saya pun langsung tidur di kasur, di dalam kamar. Tak disangka, saat tidur saya dibangunin oleh sesosok mahluk halus sebesar anak balita, tapi tanpa pakaian,. Padahal kemarin hari masih siang,” serunya.

Tak hanya dirinya, Rohayah pun mengaku suaminya ikut mengalami kejadian yang sama saat tertidur di rumah itu. Hanya saja, sosok mahluk halus yang menampakan diri ke suaminya berbeda dengan yang dilihat oleh Rohayah.

“Tak lama berselang, suami saya juga merasa dibangunkan oleh sesosok wanita menyerupai saya. Suami saya bilang sosok wanita itu langsung memeluk dan menciumnya. Untung suami saya sadar kalau saya sedang berada di sebelahnya dan sedang menyusui anak kami yang masih bayi. Suami saya pun langsung lompat dan terbangun dari tempat tidur sambil mengucap istighfar,”

Dari kejadian itu, Rohayah kembali menyadari kalau ternyata meninggalkan rumah terlalu lama tanpa membenahi kasur atau tempat tidur bisa berakibat fatal.

“Fatalnya ya kita didatangi mahluk halus. Bukan cuma saya, suami dan anak saya juga alami hal yang sama pada waktu itu. Ini bukan mitos belaka,” lugasnya. 

Di akhir cerita, ia pun menyarankan siapapun agar tidak meremehkan nasehat orang tua untuk melipat kasur dari tempat tidur bila pergi terlalu lama dari rumah. Ini semata-mata untuk menghindari diri kita dari gangguan roh halus atau jin sekalipun.(YDH)

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Kejagung Periksa ES dan 7 Direksi Perusahaan Sekuritas

Fri, 26 Feb 2021 07:54:13am

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.    JURNAL BATAVIA-Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus)...

Menuju Zona Integritas WBBM, Jampidum Ajak Jajarannya Mengubah Paradigma Lama

Wed, 24 Feb 2021 03:43:50pm

Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum), Fadil Zumhana bersama Sekretaris Jampidum Yunan Harjaka dan jajaran Direktur Bidang Pidana Umum saat...

Koramil 06/Setiabudi Laksanakan PPKM, Danramil: Untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Tue, 23 Feb 2021 12:18:33pm

Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Koramil 06/ Setiabudi, Kodim 0504/Jakarta Selatan tidak henti-hentinya melaksanakan penerapan protokol...

Membumikan Pancasila Adalah Elemen Penting Sistem Ketahanan

Fri, 12 Feb 2021 05:36:15pm

Kuliah ilmu Pancasila dan Pemantapan Nilai Nilai Kebangsaan di Jakarta Pusat, Rabu (10/2/2021).     JURNAL BATAVIA-Tenaga Profesional...

Kejari Kota Bogor Hentikan Penuntutan Ustad Maheer

Wed, 10 Feb 2021 06:09:19pm

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.  JURNAL BATAVIA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor...

Adam Damiri Ditetapkan Tersangka, Pengacara Pertanyakan Keabsahan Barang Bukti

Wed, 10 Feb 2021 11:17:19am

Pengacara Tonin Tachta Singarimbun.      JURNAL BATAVIA-Penetapan mantan Direktur Utama PT Asabri, Adam Rachmat Damiri sebagai...

Konfederasi Buruh Optimistis Dana Peserta BPJS Naker Aman

Mon, 8 Feb 2021 03:16:24pm

Konferensi pers virtual oleh tiga konfederasi buruh terkait penyidikan dugaan korupsi BPJS Ketenagakerjaan oleh Kejaksaan Agung...

Diduga Rugikan Negara 23,7 Triliun, Kejagung Sasar Tersangka Lain Kasus Asabri

Thu, 4 Feb 2021 09:53:13pm

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung), Leonard Eben Ezer Simanjuntak.    JURNAL BATAVIA-Tim penyidik pidana khusus...

Kejari Pulang Pisau Tuntaskan Tiga Perkara Tipikor

Fri, 29 Jan 2021 06:01:55pm

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pulang Pisau, Triono Rahyudi (tengah).  JURNAL BATAVIA-Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulang Pisau Kalimantan Tengah...

Kejari Pulang Pisau Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi

Fri, 29 Jan 2021 05:19:19pm

Kepala Kejaksaan Negeri Pulang Pisau, Triono Rahyudi beserta jajarannya. Istimewa.      JURNAL BATAVIA-Kejaksaan Negeri Pulang Pisau (Pulpis)...

Berita Terbaru

Politik

Ekonomi & Bisnis

Visitor

Pengunjung Online          :   1
Pengunjung Hari Ini         :   13
Pengunjung Terakhir      :   21
Pengunjung Kemarin      :   368
Total Pengunjung               :   26358