Jurnal Batavia - Suara Aspirasi Publik

Ekspor Pulp Dan Kertas Ke Jepang Perlu Mengikuti Aturan SDGs

Sun, 13 Dec 2020 05:00:32pm Jurnal Batavia
Dibaca 7 Kali
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
IMG-20201213-WA0030

Seminar: “Indonesia – Japan Virtual Forum On Paper Products: Toward SDGs Achievement Through Pulp And Paper Industry, pada hari Kamis, (10/12/2020).

 

 

JURNAL BATAVIA-Potensi ekspor produk industri kehutanan Indonesia, hulu-hilir, ke Jepang masih terbuka luas, namun perlu diperhatikan regulasi pelestarian lingkungan yang ketat di Negara Sakura ini. Dalam Pertemuan Perdana antara Menteri Jepang Suga Yoshihide dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bogor pada Oktober 2020 lalu, telah disepakati berbagai kemudahan berbisnis antar Indonesia dan Jepang.

Demikian disampaikan Duta Besar RI untuk Tokyo, Heri Akhmadi, saat membuka Seminar: “Indonesia – Japan Virtual Forum On Paper Products: Toward SDGs Achievement Through Pulp And Paper Industry, pada hari Kamis, (10/12/2020).

Indonesia masuk dalam tiga besar pengekspor produk kertas ke Jepang, dengan pangsa pasar 13% dan bersaing ketat dengan Tiongkok, Amerika Serikat, Finlandia dan Korea Selatan. Berkaitan dengan Sasaran Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals-SDGs) pada industri pulp and paper, Dubes Heri Akhmadi menegaskan bahwa dalam kerjasama industri kehutanan hulu-hilir, Indonesia – Jepang, perlu lebih ditingkatkan koordinasi, komunikasi dan perhatian pada komunitas lokal.

“SDGs tidak hanya tentang pembangunan ekonomi dan ekologi, tetapi juga tentang masyarakat dan perlu dipastikan bahwa SDGs akan membantu masyarakat atau komunitas lokal mendapatkan kehidupan yang lebih baik sambil menjaga hutan dan keanekaragaman hayati,” ujarnya melalui keterangan pers, Minggu (13/10/2020). 

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) yang juga Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Perhutanan Indonesia (FKMPI) Indroyono Soesilo menyampaikan bahwa pandemi Covid 19 telah mengakibatkan ekspor produk kehutanan Indonesia ke Jepang periode Januari – November 2020, turun -15% dari USD 1.24 miliar di tahun 2019 menjadi USD 1.06 miliar.

“Khusus untuk produk kertas, ekspor ke Jepang pada Januari – November 2020 mencapai USD 307 juta, turun — 14% dibanding ekspor tahun 2019 pada periode yang sama, yaitu mencapai USD357 Juta,” ujar Indroyono di Jakarta, Sabtu, (12/12/2020).

Dalam rangka peningkatan ekspor pulp dan paper ke Jepang, Indroyono menjelaskan, konsumen di Jepang yang memiliki preferensi yang tinggi terhadap lingkungan, perlu diyakinkan bahwa pulp dan paper di Indonesia merupakan produk yang bahan bakunya berasal dari hutan tanaman yang lestari, yang telah disertifikasi melalui Sistem Verifikasi Legalitas Kayu , maupun skema voluntary seperti Programme for Endorsement of Forest Certification (PEFC).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Usaha Hutan Produksi KLHK, Istanto menyatakan bahwa di Indonesia terdapat 293 Unit Usaha Hutan Tanaman Industri (HTI), 75% diantaranya memasok bahan baku untuk 10 Industri Pulp dan Kertas di tanah air, empat diantaranya adalah investasi Jepang. “Investasi Jepang untuk sektor usaha HTI pulp dan kertas ini perlu lebih dikembangkan dimasa depan,”ujarnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Pulp & Kertas Indonesia (APKI), Liana Bratasida mengemukakan bahwa 50% bahan baku kertas datang dari hutan tanaman dan 50% nya lagi merupakan kertas daur ulang.

“Jepang termasuk salah satu negara pengekspor kertas daur ulang yang besar ke Indonesia, dan kegiatan daur ulang kertas tentu sangat mendukung aspek lingkungan hidup dan sesuai dengan sasaran SDGs,” kata Liana.

Disamping itu, Liana menambahkan bahwa berbagai peraturan dan sertifikat wajib seperti SVLK (Kayu Legal), dan Sertifikat PHPL, serta sertifikat sukarela seperti Ecolabel, IFCC/PFCC, Green Industry Standard dan Green Public Procurement sudah dimiliki oleh produsen-produsen pulp dan kertas di Indonesia.

“Ini semua juga mendukung SDGs, dan diharapkan, melalui produk berkualitas dan berstandar internasional tadi maka produk kertas dan pulp Indonesia dapat masuk ke Pasar Jepang tanpa halangan, seperti masuk ke Tokyo Metropolitan Government yang sudah mulai menerapkan Revision of Green Procurement Policy 2020,” tutup Liana.(FRI)

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Bukan Pertama Kalinya Ada Mafia Hukum di Kejati Kepri

Sun, 6 Jun 2021 11:11:22pm

Foto: Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau.    JURNAL BATAVIA-Dugaan praktek mafia hukum di tubuh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau...

Bank Mega Diminta Ganti Rugi Dana Nasabah Akibat Dugaan Pembobolan Rp 33,45 Miliar

Tue, 25 May 2021 10:36:10pm

Foto: Ilustrasi.    JURNAL BATAVIA - Sembilan nasabah Bank Mega yang tabungannya diduga dibobol pejabat bank menuntut pimpinan dan pemilik bank...

Atlet Karate Indonesia Bertekad Tingkatkan Prestasi di Kejuaraan Internasional

Sun, 23 May 2021 12:21:43am

Manager Pelatnas Mayjen TNI Sapriadi.    JURNAL BATAVIA - PB FORKI terus bertekad meningkatkan prestasi para atlet karate di Indonesia....

Kejati Banten Sukses Mendorong Percepatan Investasi Sebesar 59 Triliun

Wed, 19 May 2021 09:46:13pm

Foto: Istimewa.      JURNAL BATAVIA - Keberhasilan demi keberhasilan terus ditunjukkan jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. Tak cuma...

Purnawirawan, Istri, dan Warakawuri TNI AD di Wilayah Manokwari Papua Barat Mulai Divaksin AstraZeneca

Wed, 19 May 2021 10:00:20am

Foto: Pendam XVIII/Kasuari.   JURNAL BATAVIA - Menindaklanjuti perintah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa pada...

Ketum Partai UKM Pecat Sekjen Syafruddin Budiman

Sun, 9 May 2021 02:20:48pm

Istimewa.  JURNAL BATAVIA - Partai Usaha Kecil Menengah (UKM) kini dilanda konflik internal. Konflik terjadi antara Ketua Umum Partai...

Korban Mafia Tanah Minta Perlindungan Hukum Kapolri dan Jaksa Agung

Thu, 15 Apr 2021 05:46:57pm

Foto: Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Seorang Pencari Kadilan, Zaenal Tayeb, korban mafia hukum di kepolisian dan kejaksaan  wilayah Bali,...

Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Optimis Raih Predikat Zona Integritas WBK Dan WBBM

Wed, 7 Apr 2021 10:42:09pm

Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi.    JURNAL BATAVIA - Satuan kerja (Satker) pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel)...

PN Teluk Kuantan Kabulkan Gugatan Praperadilan Kepala BPKAD Kuansing

Mon, 5 Apr 2021 05:45:30pm

Logo Pengadilan Negeri Teluk Kuantan.    JURNAL BATAVIA-Hakim Pengadilan Negeri Teluk Kuantan, Riau mengabulkan gugatan praperadilan  yang...

Anomali Presidenthial Treshold Dalam Negara Demokrasi 

Sun, 14 Mar 2021 12:19:58pm

Oleh: Muhammad Hasan Basri Peneliti Indonesia Justice Watch   JURNAL BATAVIA - Presidenthial Threshold (ambang batas) merupakan syarat...

Berita Terbaru

Politik

Ekonomi & Bisnis

Visitor

Pengunjung Online          :   0
Pengunjung Hari Ini         :   44
Pengunjung Terakhir      :   45
Pengunjung Kemarin      :   203
Total Pengunjung               :   36699