Jurnal Batavia - Suara Aspirasi Publik

Diversifikasi Produk Kayu Lapis Berpeluang Menaikkan Pangsa Pasar di Jepang

Fri, 11 Sep 2020 11:12:12pm Jurnal Batavia
Dibaca 17 Kali
  • 5
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    5
    Shares
IMG-20200911-WA0048

Japan Virtual Forum On Wood Products Meet The Demand and Supply of Plywood Products, Kamis (10/9/2020).

 

JURNAL BATAVIA-Pandemi COVID-19 yang melanda dunia saat ini telah memukul perdagangan dan perekonomian hampir di semua Negara, tidak terkecuali Japang dan Indonesia. Peningkatan ekspor sektor usaha kehutanan tentunya akan berperan penting dalam pemulihan ekonomi nasional pasca COVID-19, dan untuk itu KBRI Tokyo siap bermitra untuk mendukung peningkatan ekspor produk kayu olahan Indonesia khususnya plywood ke Jepang melalui peningkatan teknologi dan diversifikasi produk. 

Demikian disampaikan Kuasa Usaha Ad-Interim KBRI Tokyo, Tri Purnajaya pada pidato sambutan pembukaan diskusi Indonesia – Japan Virtual Forum On Wood Products “Meet The Demand and Supply of Plywood Products,” Kamis (10/9/2020).

Pertemuan yang diselenggarakan oleh KBRI Tokyo bekerjasama dengan Forum Komunikasi Masyarakat Perhutanan Indonesia (FKMPI) dengan keynote speaker Ketua FKMPI yang juga Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Indroyono Soesilo, dengan narasumber Handjaja dari Asosiasi Panel Kayu Indonesia (APKINDO), Makoto Daimon dari Kementerian Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Jepang, Riva Rovani, Atase Kehutanan KBRI Tokyo, Kiyotaka Okada, Direktur Eksekutif Asosiasi Importir kayu Jepang (JLIA) dan Taiji Fujisaki dari Institute for Global Environmental Strategies (IGES).

Kuasa Usaha a.i. Tri Purnajaya menyampaikan bahwa total ekspor komoditas kehutanan Indonesia ke Jepang tahun 2019 mencapai US$ 1,55 Miliar dimana Indonesia termasuk 5 besar pemasok kayu terbesar ke Jepang, khususnya untuk HS 44 (komoditas kayu dan olahan kayu) dengan market share 8,21 %. “Kebutuhan akan kayu lapis yang tinggi di Jepang telah menjadikan Jepang sebagai mitra strategis Indonesia di bidang kehutanan,”ujarnya.

Namun demikian, pandemi COVID-19 yang melanda dunia saat ini tidak dapat dipungkiri telah memukul perdagangan dunia dan menghadirkan tantangan tersendiri. Tercatat, impor komoditas kayu dan olahannya dari Indonesia ke Jepang per Semester I 2020 mengalami penurunan sebesar -4,34% atau mencapai US$ 20,38 Juta.

“Penurunan nilai perdagangan kayu ini tidak hanya dirasakan oleh Indonesia saja, namun juga oleh negara pengekspor kayu lainnya seperti RRT, Kanada, Filipina dan juga Malaysia,”ungkap Tri.

Akan tetapi, Tri Purnajaya tetap optimis seiring demand di Jepang yang masih tinggi untuk produk kayu dan olahannya, nilai perdagangan kayu Indonesia dan Jepang dapat meningkat lagi ke depannya.

“Masih terdapat sejumlah produk plywood yang meningkat permintaannya di Jepang, selain itu juga produk-produk kehutanan Indonesia lainnya pun berpeluang sangat besar masuk ke pasar Jepang seperti furniture, kertas dan kertas karton serta pulp dari kayu,”imbuhnya.

Mendukung pernyataan Kuasa Usaha a.i. KBRI Tokyo, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), yang juga Ketua Forum  Komunikasi Masyarakat Perhutanan Indonesia (FKMPI), Indroyono Soesilo menyampaikan bahwa akibat pandemi covid19, ekspor produk kehutanan Indonesia ke Jepang mengalami penurunan.

“Ekspor produk kehutanan kita ke Jepang periode Januari – Agustus 2020 sebesar US$ 785 Juta, artinya terjadi penurunan sebesar -11 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 882 Juta,” ungkap Indroyono.

Lebih lanjut Indroyono menegaskan bahwa sebetulnya ekspor kita ke Jepang sudah hampir rebound pada bulan April yang lalu dimana penurunan ekspor kita sudah tinggal -1%, namun bulan Mei kembali menurun, dan Juli ke Agustus menurun tajam.

Makoto Daimon dari Kementerian Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Jepang menyatakan bahwa ekspor produk kehutanan Indonesia ke Jepang masih terbuka dengan penerapan UU Perkayuan Jepang yang dikenal dengan Clean Wood Act. Namun, hal ini tidak menjadi masalah bagi produk-produk kehutanan Indonesia yang sudah menerapkan Sertifikasi Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), yang juga sudah diakui oleh Uni Eropa sebagai FLEGT.

Handjaja dari APKINDO menyampaikan bahwa Indonesia adalah eksportir kayu lapis nomor dua terbesar di Dunia setelah Tiongkok, dengan nilai ekspor kayu lapis keseluruh Dunia mencapai US$ 1.7 Miliar di tahun 2019, dimana devisa US$ 635 Juta diperoleh dari ekspor ke Jepang. Di Jepang sendiri, produk kayu lapis Indonesia harus bersaing dengan Produk impor yang datang dari Tiongkok, Malaysia dan Filipina.

“Plywood kita mendapatkan tempat khusus di pasar Jepang, mengingat plywood kita memenuhi kualitas yang dipersyaratkan (JAS Factory), selain itu juga plywood kita mempunyai nilai lebih karena memiliki sertifikat legalitas kayu (SVLK) dimana bahan bakunya berasal dari hutan yang dikelola secara lestari,” ujar Handjaya.

Menurut Kiyotaka Okada, Direktur Eksekutif Asosiasi Importir kayu Jepang (JLIA) ada peluang Indonesia disini mengingat ekspor kayu lapis dari Malaysia dan Filipina ke Jepang cenderung menurun karena negara-negara tadi kesulitan bahan baku. Dalam hal ini, para pengusaha kayu lapis Indonesia mengharapkan kiranya kebijakan impor mesin tidak baru untuk industri kayu lapis, yang tengah disiapkan Pemerintah, dapat segera terbit sehingga dapat membalikkan ekspor produk kayu lapis Indonesia kearah yang positif.

Atase Kehutanan KBRI Tokyo Riva Rovani menyebutkan terdapat potensi besar untuk meningkatkan lagi nilai ekspor kayu lapis ke Jepang, namun diperlukan strategi lebih lanjut. Dalam jangka panjang, terdapat sejumlah produk plywood tertentu yang permintaannya semakin meningkat di Jepang, seperti kayu lapis tipis, ukuran tebal 2.4 mm, yang dikenal sebagai kayu lapis Usumono. Selain itu, terdapat potensi ekspor untuk produk non-plywood yaitu serpih kayu, parquet flooring dari kayu dan arang kayu yang sangat dibutuhkan oleh konsumen Jepang saat ini.

“Oleh karena itu, industri kehutanan di Indonesia perlu segera melakukan diversifikasi produk kayunya,” pungkas Riva.
(FRI/IND) 

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed

Bidang Intelijen Kejaksaan Agung Optimis Raih Predikat Zona Integritas WBK Dan WBBM

Wed, 7 Apr 2021 10:42:09pm

Wakil Jaksa Agung, Setia Untung Arimuladi.    JURNAL BATAVIA - Satuan kerja (Satker) pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel)...

PN Teluk Kuantan Kabulkan Gugatan Praperadilan Kepala BPKAD Kuansing

Mon, 5 Apr 2021 05:45:30pm

Logo Pengadilan Negeri Teluk Kuantan.    JURNAL BATAVIA-Hakim Pengadilan Negeri Teluk Kuantan, Riau mengabulkan gugatan praperadilan  yang...

Anomali Presidenthial Treshold Dalam Negara Demokrasi 

Sun, 14 Mar 2021 12:19:58pm

Oleh: Muhammad Hasan Basri Peneliti Indonesia Justice Watch   JURNAL BATAVIA - Presidenthial Threshold (ambang batas) merupakan syarat...

Kajari Pangkalpinang Jefferdian Gelar Vaksinasi Covid-19

Wed, 10 Mar 2021 09:52:26am

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pangkalpinang, Jefferdian SH MH, saat memimpin langsung jajarannya melaksanakan suntikan vaksinasi Covid -19. Foto:...

Tertarik Dengan Bisnis Raja Molen, Wakil Ketua BUMDes Tawarkan Kerjasama

Sat, 27 Feb 2021 05:22:42pm

Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Pemantapan kerjasama BUMdes Badan Usaha Milik Desa, mitra usaha Desa Sindangkempeng Kecamatan Greged Kabupaten...

Kejagung Periksa ES dan 7 Direksi Perusahaan Sekuritas

Fri, 26 Feb 2021 07:54:13am

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.    JURNAL BATAVIA-Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus)...

Menuju Zona Integritas WBBM, Jampidum Ajak Jajarannya Mengubah Paradigma Lama

Wed, 24 Feb 2021 03:43:50pm

Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum), Fadil Zumhana bersama Sekretaris Jampidum Yunan Harjaka dan jajaran Direktur Bidang Pidana Umum saat...

Koramil 06/Setiabudi Laksanakan PPKM, Danramil: Untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Tue, 23 Feb 2021 12:18:33pm

Istimewa.    JURNAL BATAVIA - Koramil 06/ Setiabudi, Kodim 0504/Jakarta Selatan tidak henti-hentinya melaksanakan penerapan protokol...

Membumikan Pancasila Adalah Elemen Penting Sistem Ketahanan

Fri, 12 Feb 2021 05:36:15pm

Kuliah ilmu Pancasila dan Pemantapan Nilai Nilai Kebangsaan di Jakarta Pusat, Rabu (10/2/2021).     JURNAL BATAVIA-Tenaga Profesional...

Kejari Kota Bogor Hentikan Penuntutan Ustad Maheer

Wed, 10 Feb 2021 06:09:19pm

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak.  JURNAL BATAVIA- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor...

Berita Terbaru

Politik

Ekonomi & Bisnis

Visitor

Pengunjung Online          :   0
Pengunjung Hari Ini         :   56
Pengunjung Terakhir      :   74
Pengunjung Kemarin      :   134
Total Pengunjung               :   33136